
Nismedia.id - Nasib kurang beruntung kembali menghampiri PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026. Menjamu Bali United di Stadion Gelora BJ Habibie, Jumat (9/1/2026), tim berjuluk Juku Eja tersebut harus menyerah dengan skor 0-2. Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi pendukung tuan rumah yang menyaksikan tim kesayangannya kesulitan keluar dari tekanan.
Hasil negatif ini membuat PSM Makassar kini mencatatkan rekor buruk dengan menelan empat kekalahan beruntun di musim ini. Sebelumnya, langkah Juku Eja juga sempat terhenti saat menghadapi Borneo FC, Persib Bandung, dan Malut United. Kondisi ini tentu menjadi alarm bagi jajaran pelatih untuk segera melakukan evaluasi total demi memperbaiki posisi mereka di klasemen Super League.
Petaka Menit Awal dan Kartu Merah Pertama
Pertandingan baru saja dimulai, namun gawang PSM yang dikawal Reza Arya langsung bergetar. Laga baru berjalan 32 detik ketika Mirza Mustafic berhasil mencetak gol kilat yang mengejutkan barisan pertahanan tuan rumah. Keunggulan cepat ini membuat Bali United tampil lebih percaya diri dalam mendikte permainan.
Kondisi PSM semakin sulit setelah Syahrul Lasinari diusir wasit pada menit ke-24 akibat pelanggaran keras. Bermain dengan 10 orang membuat strategi menyerang yang dibangun Tomas Trucha menjadi berantakan. Meskipun Bali United sempat mencetak gol kedua di akhir babak pertama, wasit menganulirnya karena posisi pemain sudah berada dalam jebakan offside.
Dikutip nismedia.id dari laman Detik.com, PSM Makassar sebenarnya mencoba tampil lebih agresif di babak kedua meskipun kalah jumlah pemain, namun rapatnya pertahanan Serdadu Tridatu yang digalang Kadek Arel dkk sulit ditembus oleh Alex Tanque dan kolega.
Drama VAR dan Kekalahan yang Menyakitkan
Memasuki pertengahan babak kedua, PSM sebenarnya mendapatkan beberapa peluang emas. Savio Roberto sempat melepaskan tembakan voli, namun bola masih melambung jauh. Peluang bersih juga didapat oleh Alex Tanque di depan gawang, tetapi sontekannya justru melebar saat kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, sudah mati langkah.
Asyik menyerang, PSM justru kembali kebobolan di penghujung laga lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan dengan sempurna oleh Thijmen Goppel. Tak berhenti di situ, pengecekan Video Assistant Referee (VAR) menunjukkan Ananda Raehan melakukan pelanggaran keras berupa sikutan kepada pemain lawan. Alhasil, kartu merah kedua keluar dari kantong wasit, memaksa PSM mengakhiri laga dengan 9 pemain saja.
Update Klasemen Sementara
Kemenangan ini membawa Bali United naik ke peringkat ke-7 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Sebaliknya, PSM Makassar masih tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 19 poin. Jika tidak segera bangkit, posisi Juku Eja terancam terus merosot mengingat persaingan di papan tengah semakin ketat.
Susunan Pemain:
- PSM Makassar (4-2-3-1): Reza Arya; Rizky Eka, Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Syahrul Lasinari; Gledson Paixao, Daisuke Sakai; Victor Dethan, Savio Roberto, Jacques Medina; Alex Tanque.
- Bali United (4-3-3): Mike Hauptmeijer; Ricky Fajrin, Kadek Arel, Joao Ferrari, Rizky Dwi Febrianto; Kadek Agung, Tim Recevuer, Jordy Brujin; Mirza Mustafic, Boris Kopitovic, Thijmen Goppel.






