Media Belanda Soroti Transfer Maarten Paes ke Ajax yang Dinilai Kemahalan

Media Belanda Soroti Transfer Maarten Paes ke Ajax yang Dinilai Kemahalan
Potret Maarten Paes ke Ajax. (laman: transfermarkt.co.id)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, membuat kejutan besar pada bursa transfer Januari 2026 dengan memutuskan untuk memulangkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Langkah strategis ini diambil manajemen klub untuk memperkuat sektor penjaga gawang mereka yang tengah mengalami krisis.

Namun, proses kepindahan Maarten Paes dari klub Amerika Serikat, FC Dallas, ternyata memantik isu tidak sedap di kalangan media Belanda. Kubu Ajax dinilai mengeluarkan dana yang terlalu besar dan tidak sesuai dengan nilai pasar sang pemain saat ini.

Ajax Amsterdam Disebut Tertipu Harga FC Dallas

Perdebatan mengenai harga transfer ini mencuat setelah rincian biaya yang harus dibayarkan Ajax terungkap ke publik. Ajax harus merogoh kocek sebesar 1,25 juta euro atau setara Rp24 miliar untuk menebus sisa kontrak Paes di FC Dallas yang sejatinya baru berakhir pada akhir 2026.

Media tersebut mengklaim bahwa Ajax seolah “tertipu” oleh klub MLS tersebut. Pasalnya, berdasarkan data estimasi nilai transfer, harga pasaran kiper berusia 27 tahun itu hanyalah 900 ribu euro atau sekitar Rp18 miliar. Selisih harga yang cukup signifikan ini membuat transfer tersebut dianggap overpriced bagi keuangan klub sekelas Ajax.

Prediksi Peran Paes dan Krisis Kiper Ajax

Keputusan merekrut Paes tidak lepas dari situasi darurat di lini pertahanan Ajax. Klub ibu kota Belanda itu baru saja ditinggal kiper senior Remko Pasveer ke Heracles Almelo, sementara kiper pinjaman Vitezslav Jaros dijadwalkan kembali ke Liverpool akhir musim ini. Meski demikian, posisi Paes di tim utama masih menjadi tanda tanya.

Seorang pundit sepak bola Belanda, Cristian Willaert, memberikan pandangannya mengenai nasib Paes. Willaert memprediksi bahwa Paes tidak diproyeksikan sebagai kiper nomor satu. Ia kemungkinan besar akan diplot sebagai pelapis berpengalaman untuk mendukung kiper utama baru yang masih dalam radar pencarian Ajax.

Faktor Orang Dalam di Balik Transfer

Kepulangan Paes ke Belanda juga disinyalir kental dengan aroma “orang dalam”. Keberadaan Jordi Cruyff sebagai Direktur Teknik Ajax sekaligus penasihat PSSI dianggap memuluskan jalan kiper dengan 10 caps Timnas Indonesia tersebut menuju Johan Cruyff Arena. Selain itu, ada pula pengaruh Denny Landzaat, eks asisten pelatih yang paham kualitas Paes.

Dikutip nismedia.id dari Bola.com, kesepakatan ini akan mengikat Paes dengan kontrak berdurasi tiga setengah tahun. Ini menjadi perjalanan karir baru bagi Paes setelah sebelumnya menimba ilmu di NEC Nijmegen, FC Utrecht, hingga bertualang selama empat musim di kompetisi Amerika Serikat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *