
Nismedia.id - Persib Bandung menghadapi kondisi yang membutuhkan evaluasi mendalam terkait produktivitas lini depan mereka. Dalam 5 pertandingan terakhir BRI Super League 2025-2026, Maung Bandung tidak pernah terkalahkan namun hanya mencetak satu 1 per laga.
Pertemuan pertama dalam periode tersebut berlangsung pada 27 Desember 2025 saat Persib Bandung melangsungkan laga kontra dengan PSM Makassar melawan di Stadion Gelora Lautan Api. Kemenangan Maung Bandung ini didapatkan melalui Andy Jung pada menit ke-26 setelah mendapatkan umpan dari Thom Haye.
Kemudian pada 5 Januari 2026, Persib Bandung melakukan perjalanan ke markas Persik Kediri. Laga kontra Persik Kediri dengan Maung Bandung ini berlangsung dengan penuh tantangan. Kedua tim berbagi poin setelah pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Tanggal 11 Januari 2026 menjadi momen pertemuan yang dinanti antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat. Tim tamu mendapatkan keunggulan 0-1 berkat gol di babak kedua. Big match tersebut berlangsung tanpa kericuhan di lapangan namun tidak di media sosial. Baik pemain Persib maupun Persija mendapatkan pesan negatif dari oknum netizen Indonesia.
25 Januari 2026, Persib Bandung menjamu PSBS Biak dalam laga yang berlangsung di Bandung. Laga pekan ke-18 BRI Super League 2025-2026 berjalan ketat hingga akhirnya tim tuan rumah berhasil mencatatkan kemenangan dengan skor 1-0 seperti dikutip Nismedia.id dari Instagram @persib.
Pertandingan terakhir dalam lima laga tersebut berlangsung pada 31 Januari 2026 antara Persis Solo melawan Persib Bandung di Stadion Manahan. Maung Bandung kembali meraih kemenangan dengan skor 1-0 di kandang Persis melalui Andrew Jung.
Catatan satu gol per laga dalam lima pertandingan berturut-turut menjadi sorotan bagi manajemen dan pelatih tim. Angka tersebut menunjukkan bahwa lini depan Persib belum mampu memberikan kontribusi gol yang optimal dalam setiap pertemuan.
Lini depan Persib disebut-sebut belum maksimal dalam menjalankan peran utamanya sebagai unit pencetak gol. Beberapa faktor seperti kombinasi pemain, strategi serang, dan peluang yang tidak terkonversi menjadi poin utama yang menjadi perhatian. Kinerja lini depan yang belum maksimal juga berdampak pada cara permainan tim secara keseluruhan.
Situasi ini membuat banyak pihak mulai mengajukan pertanyaan tentang kebutuhan akan peningkatan daya gedor serangan tim. Manajemen klub belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah yang akan diambil untuk meningkatkan produktivitas gol. Namun, beberapa sumber dalam klub mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap lini depan sedang dilakukan secara menyeluruh.






