Pilih Kasih? PIF Diduga Pilih Rekrut Mantan Rekan Cristiano Ronaldo dan Tunda 2 Transfer Penting di Liga Arab Saudi

Pilih Kasih? PIF Diduga Pilih Rekrut Mantan Rekan Cristiano Ronaldo dan Tunda 2 Transfer Penting di Liga Arab Saudi
Potret Cristiano Ronaldo (Instagram: @cristiano)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Cristiano Ronaldo dikabarkan merasakan kekecewaan terhadap PIF (Public Investment Fund) selaku pemilik Al Nassr. Kondisi ini muncul setelah ia menilai pihak pengelola utama Liga Arab Saudi melakukan pilih kasih dalam menetapkan kebijakan transfer.

Pihak PIF mengendalikan beberapa klub besar di Liga Arab Saudi termasuk Al Nassr, Al Hilal, dan Al Ittihad. Keberadaan lembaga investasi ini diharapkan dapat menyelaraskan strategi transfer antar klub yang dikelolanya. Namun pada kenyataannya, sikapnya yang terjadi dinilai tidak sejalan dengan harapan yang dibangun sejak awal.

Ronaldo sempat melakukan penentangan terhadap kepindahan mantan rekannya di Real Madrid Karim Benzema ke Al Hilal. Kepindahan Karim Benzema dari Al Ittihad ke Al Hilal dikhawatirkan berdampak kepada persaingan dengan Ronaldo di Liga Arab Saudi. Mengingat, Al Hilal dan Al Nassr ini adalah rival abadi.

Kedatangan Benzema ke Al Hilal dianggap sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Liga Arab Saudi secara global. Klub tersebut juga bertekad untuk mengangkat prestasi di ajang kompetisi Asia dan dunia. Namun keputusan ini justru memicu perbedaan pandangan dengan Ronaldo sebagai sosok kunci di Al Nassr.

Dikutip Nismedia.id dari transfermarkt.co.id, Karim Benzema telah mencatat 14 pertandingan bersama Al Ittihad dengan 8 gol dan 1 kartu kuning dalam ajang Saudi Pro League 2025-2026. Sementara Ronaldo mencatat 18 pertandingan dengan 17 gol, 1 kali assist, dan 1 kali kartu kuning. 

Dampak dari penentangan Ronaldo dengan mogok bermain mulai terasa dalam dinamika transfer liga. PIF dan otoritas pengelola Liga Arab Saudi dikabarkan melakukan tindakan penundaan terhadap persetujuan 2 proses transfer N’Golo Kante ke Fenerbahce dan Youssef En Nesyri ke Al Ittihad. 

Al Ittihad sendiri memiliki rencana penguatan skuad sebagai bagian dari persiapan musim kompetisi mendatang. Klub yang berlokasi di Jeddah tersebut bertekad untuk memperkuat posisi serangan setelah beberapa waktu menunjukkan performa yang belum maksimal. Kedatangan pemain baru di lini depan menjadi prioritas utama dalam strategi transfer mereka.

Pihak PIF hingga saat ini belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pilih kasih dalam kebijakan transfer. Mereka hanya menyampaikan bahwa setiap keputusan transfer melalui proses evaluasi yang matang dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Komunikasi lebih lanjut dengan seluruh pihak terkait akan dilakukan dalam waktu dekat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *