
Nismedia.id - Turnamen Tsingtao Badminton Asia Team Championships 2026 berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao mulai tanggal 3 hingga 8 Februari. 5 Februari siang,Jepang memegang keunggulan sementara di ronde kedua fase grup X.
Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis ini merupakan edisi ke-6 yang diselenggarakan oleh BWF. Fase grup menjadi ajang penting bagi setiap tim untuk meraih tiket ke babak selanjutnya. Tim putri Indonesia dan Jepang berlaga dalam Grup X bersama Malaysia dan Myanmar.
Pertandingan antara kedua tim dimulai dengan nomor tunggal putri. Riko Gunji mewakili Jepang menghadapi Thalita Ramadhani Wiryawan dari Indonesia. Wakil Jepang unggul 21-14, 21-16 dari Thalita Ramadhani Wiryawan dalam waktu 36 menit. Pertandingan berlangsung cukup ketat di beberapa bagian, namun pemain berusia 23 tahun tersebut mampu mengendalikan jalannya permainan.
Thalita Ramadhani Wiryawan sebelumnya telah menunjukkan performa menjanjikan saat menjadi wakil Indonesia yang lolos dari jalur kualifikasi di Thailand Masters 2026. Pada kesempatan ini, ia berusaha memberikan perlawanan terbaik meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.
Sementara pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum bertanding melawan pasangan berpengalaman Arisa Igarashi/Chiharu Shida. Wakil Indonesia menang atas pasangan Arisa Igarashi/Chiharu Shida skor 21-12, 18-21, 23-21 seperti dikutip Nismedia.id dari laman bwfbadminton.com.
Arisa Igarashi dan Chiharu Shida merupakan pasangan yang memiliki banyak pengalaman bertanding di tingkat internasional. Mereka pernah menunjukkan performa terbaiknya dalam beberapa turnamen dunia pada tahun 2025.
Pada pertandingan tunggal putri antara Mutiara Ayu Puspitasari va Hina Akechi, Jepang mendapatkan kemenangan lagi usai mengalahkan Mutiara Ayu Puspitasari dengan skor 21-2, 21-9. Pertandingan selanjutnya antara Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Kie Nakanishi/Miyu Takahashi masih berlangsung. Namun pasangan Jepang unggul di set pertama dengan skor 21-2.
Kejuaraan Tim Asia Bulutangkis tidak memberikan uang hadiah resmi, namun menjadi ajang kualifikasi untuk Piala Thomas & Uber Cup Finals 2026. Banyak federasi olahraga nasional memberikan bonus atau insentif kepada pemain yang meraih prestasi.
Performa tim beregu Jepang dan Indonesia dalam pertandingan ini menjadi bukti bahwa bulutangkis Asia memiliki banyak talenta muda yang menjanjikan. Kedua tim akan terus berjuang untuk meraih hasil terbaik di ajang yang sama tahun depan.






