
Nismedia.id - Nasib malang kembali menimpa penjaga gawang asal Jerman, Marc-Andre Ter Stegen, di pertengahan musim kompetisi ini. Kiper yang kini membela Granada tersebut terancam gagal tampil di Piala Dunia 2026 akibat cedera serius yang baru saja dialaminya.
Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi Marc-Andre Ter Stegen yang sedang berusaha bangkit usai tersisih dari skuad utama Barcelona. Cedera hamstring yang memaksanya naik meja operasi membuat peluangnya membela Timnas Jerman semakin tipis dan penuh ketidakpastian.
Mimpi Buruk di Granada
Ter Stegen sejatinya menjalani masa peminjaman di Granada pada paruh kedua musim ini demi mendapatkan menit bermain reguler. Namun, nasib berkata lain karena ia baru mencatatkan dua penampilan sebelum kembali tumbang di lapangan.
Sebagaimana dikutip nismedia.id dari Detik.com, kiper berpengalaman ini menderita cedera hamstring yang mengharuskannya menjalani tindakan operasi. Padahal, kepindahannya ke Granada bertujuan mencari posisi starter setelah sebelumnya absen panjang di Barcelona akibat cedera ligamen lutut yang parah.
Berpacu dengan Waktu Jelang Piala Dunia
Proses pemulihan pascaoperasi diperkirakan memakan waktu minimal dua bulan, yang artinya ia baru bisa kembali merumput sekitar awal Mei. Situasi ini memaksanya berpacu dengan waktu untuk mengembalikan kebugaran fisik hingga 100 persen sebelum turnamen akbar dimulai.
Jika pun sembuh tepat waktu, posisi Ter Stegen di skuad asuhan Julian Nagelsmann belum tentu aman. Masalah kebugaran dan minimnya jam terbang musim ini bisa membuatnya hanya menjadi pelapis, atau bahkan dicoret dari daftar pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2026.
Rekor Tragis di Turnamen Internasional
Absennya Ter Stegen di edisi kali ini akan memperpanjang catatan kelam karier internasionalnya. Meski telah mengantongi 44 caps bersama Der Panzer, seluruh penampilannya hanya terjadi di laga persahabatan atau babak kualifikasi.
Hingga kini, ia belum pernah merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya di putaran final Piala Dunia maupun Piala Eropa. Cedera berulang ini seolah menjadi penghalang abadi bagi Ter Stegen untuk mewujudkan debutnya di panggung terbesar sepak bola dunia.






