
Nismedia.id - Jurnalis kenamaan Inggris, Piers Morgan, secara terbuka memberikan dukungannya terhadap aksi mogok Cristiano Ronaldo di klub Arab Saudi, Al Nassr. Situasi ini memanas setelah sang megabintang absen dalam dua pertandingan berturut-turut di kompetisi domestik yang krusial.
Morgan mengaku telah berkomunikasi langsung dan memahami alasan di balik keputusan drastis kapten Timnas Portugal tersebut. Piers Morgan menilai langkah yang diambil Ronaldo memiliki dasar kuat terkait kondisi internal tim dan ambisi kompetitifnya yang belum terpenuhi.
Protes Kebijakan Transfer Dan Absennya Ronaldo
Ketidakhadiran Ronaldo di lapangan hijau disinyalir sebagai bentuk protes keras terhadap manajemen klub. Ia diketahui absen saat Al Nassr menghadapi Al Riyadh dan kembali tidak masuk daftar pemain ketika timnya menang 2-0 atas Al Ittihad. Absennya sang bintang terjadi di tengah persaingan ketat perebutan gelar juara Liga Arab Saudi musim 2025-2026.
Dikutip nismedia.id dari Kompas.com, Ronaldo merasa kecewa dengan kebijakan transfer yang dilakukan oleh Public Investment Fund (PIF). Ia menilai Al Nassr kurang agresif dalam mendatangkan pemain berkualitas, sementara rival berat mereka, Al Hilal, sukses mendaratkan Karim Benzema. Hal ini dianggap Ronaldo sebagai ketimpangan yang menyulitkan timnya untuk bersaing di level tertinggi.
Pengakuan Piers Morgan Di Media Sosial
Melalui akun media sosial X, Morgan mengonfirmasi bahwa ia mengetahui detail masalah yang sedang terjadi antara Ronaldo dan manajemen klub. Meski enggan membocorkan isi percakapan pribadinya, jurnalis yang kerap melakukan wawancara eksklusif dengan CR7 ini memastikan dirinya berdiri di pihak sang pemain.
“Dia mendapatkan dukungan 100 persen dari saya. Cukup dikatakan, saya sepenuhnya mengerti mengapa dia merasa seperti itu,” tulis Morgan. Pernyataan ini mempertegas bahwa ada masalah serius yang sedang terjadi di internal Al Nassr yang membuat Ronaldo memilih langkah ekstrem tersebut.
Klausul Pelepasan Dan Rumor Hengkang
Polemik ini memicu spekulasi liar mengenai kelanjutan karier penyerang berusia 41 tahun tersebut di Timur Tengah. Padahal, Ronaldo sejatinya baru saja menandatangani perpanjangan kontrak yang mengikatnya hingga tahun 2027 mendatang.
Namun, keberadaan klausul pelepasan senilai 50 juta euro dalam kontrak barunya membuka peluang skenario lain. Sejumlah klub elite Eropa dan tim dari Major League Soccer (MLS) dikabarkan mulai memantau situasi ini, menunggu celah untuk merekrut sang legenda jika ia memutuskan hengkang dari Al Nassr.






