
Nismedia.id - Pertandingan panas tersaji saat Persija Jakarta sukses membungkam tuan rumah Bali United dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (15/2/2026) ini diwarnai drama penghentian laga akibat flare dan tambahan waktu yang sangat panjang.
Gol tunggal Gustavo Almeida di awal babak pertama menjadi penentu kemenangan Macan Kemayoran di kandang Serdadu Tridatu. Kemenangan vital ini membuat Persija Jakarta mengoleksi 44 poin dan kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara, menempel ketat Borneo FC.
Gol Cepat Dan Taktik Sayap
Persija Jakarta langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan dan berhasil mengejutkan pertahanan tuan rumah. Strategi mengeksploitasi sisi sayap terbukti ampuh membongkar lini belakang Bali United yang dikawal Kadek Arel dan kawan-kawan.
“Pertandingan baru berjalan delapan menit, Persija bisa membuka keunggulan. Gol tercipta dari sundulan Gustavo Almeida yang memanfaatkan assist Emaxwell Souza,” tulis laporan yang dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, merespons cepat situasi ini dengan menarik keluar Yusuf Meilana dan memasukkan Rizky Dwi Febrianto untuk menambal kebocoran di sisi kiri. Meski pertahanan tuan rumah membaik, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan hingga turun minum.
Debut Bintang Diwarnai Insiden Flare
Babak kedua menjadi momen spesial bagi The Jakmania dengan debut dua pemain anyar, Mauro Zijlstra (masuk menit 75) dan Shayne Pattynama (masuk menit 78). Namun, tensi pertandingan justru memanas menjelang akhir laga ketika asap flare mulai memenuhi stadion.
Wasit Rio Permana Putra terpaksa menghentikan pertandingan sementara pada menit ke-85 demi alasan keselamatan dan visibilitas.
“Pada menit ke-85, suporter menyalakan asap suar atau flare di tribune. Situasi ini membuat wasit Rio Permana Putra menghentikan sementara laga,” sebut laman CNN Indonesia.
Penyelamatan Krusial Di Masa Injury Time
Setelah laga dilanjutkan, wasit memberikan tambahan waktu yang cukup ekstrem, yakni 12 menit injury time. Bali United menggempur habis-habisan pertahanan Persija demi mencari gol penyeimbang di sisa waktu yang ada.
Peluang emas tuan rumah hadir pada menit ke-90+9 lewat sundulan Irfan Jaya yang memanfaatkan tendangan bebas. Namun, kiper Andritany Ardhiyasa tampil heroik dengan mementahkan bola tersebut, memastikan gawangnya tetap perawan hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan Pemain
Bali United: Mike Hauptmeijer (PG); Yusuf Meilana (Rizky Dwi), Kadek Arel, Joao Vitor, Ricky Fajrin; Kadek Agung, Teppei Yachida, Tim Charles; Jens Raven, Thijmen Goppel, Rahmat Arjuna. Pelatih: Johnny Jansen.
Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa (PG); Rizky Ridho, Jordi Amat, Thales Lira; Bruno Tubarao (Jafar), Fabio Calonego, Allano Brendo, Dony Tri Pamungkas (Shayne Pattynama); Allaaeddine Ajarie, Gustavo Almeida (Mauro Zijlstra), Emaxwell Souza. Pelatih: Carlos Pena.






