
Nismedia.id - Persib Bandung bersiap menghadapi laga krusial melawan Ratchaburi FC dalam lanjutan kompetisi Asia. Pertandingan leg kedua babak 16 besar Persib vs Ratchaburi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Maung Bandung mengusung misi berat untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan telak 0-3 pada pertemuan pertama. Meski demikian, dukungan penuh suporter di kandang sendiri menjadi modal berharga pada duel Persib vs Ratchaburi nanti.
Sorotan AFC Terhadap Atmosfer GBLA
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan perhatian khusus menjelang bentrokan kedua tim ini. Dikutip nismedia.id dari BolaSport.com, AFC menilai wakil Thailand tersebut sebaiknya tidak memandang sebelah mata kekuatan tuan rumah di leg kedua. Pasalnya, atmosfer stadion yang diciptakan Bobotoh bisa menjadi faktor penentu jalannya laga.
AFC menyoroti bahwa tekanan mental justru bisa berbalik menyerang tim tamu. Persib memiliki rekor apik saat bermain di hadapan publik sendiri, baik di kompetisi Super League maupun ACL 2, di mana mereka belum terkalahkan. Hal ini menjadi sinyal bahaya bagi Ratchaburi jika mereka gagal mengantisipasi inisiatif serangan Maung Bandung sejak menit awal.
Dukungan masif dari tribun diprediksi akan memberikan energi tambahan bagi Thom Haye dan kawan-kawan. Situasi ini diharapkan mampu memompa semangat para pemain untuk mengejar defisit tiga gol yang cukup lebar tersebut demi menjaga asa lolos ke perempat final.
Keuntungan Fisik Pasukan Bojan Hodak
Selain faktor mental, Pangeran Biru memiliki sedikit keunggulan dari sisi kebugaran fisik pemain. Pasukan Bojan Hodak memiliki waktu recovery yang lebih panjang dibandingkan lawan. Hal ini dikarenakan jadwal pertandingan domestik mereka melawan Borneo FC mengalami penundaan oleh operator liga.
Kondisi sebaliknya dialami oleh kubu lawan yang memiliki jadwal padat. Ratchaburi diketahui baru saja melakoni pertandingan kompetisi lokal melawan PT Prachuap FC pada Sabtu lalu. Kelelahan fisik lawan ini menjadi celah yang wajib dimanfaatkan oleh lini serang Persib untuk tampil lebih tajam dan produktif.
Tantangan terbesar bagi Persib saat ini adalah meningkatkan produktivitas gol. Meskipun bukan tim dengan catatan gol terbanyak di liga domestik, situasi mendesak ini mengharuskan mereka tampil habis-habisan. Bojan Hodak perlu meracik strategi jitu agar lini depan mampu mengonversi setiap peluang menjadi gol krusial.






