
Nismedia.id - Megabintang Inter Miami, Lionel Messi, secara mengejutkan mengungkapkan penyesalan terbesarnya di luar lapangan hijau. Meski telah mengoleksi delapan trofi Ballon d’Or, kapten Argentina ini mengaku merasa tertinggal dalam hal pendidikan.
Penyesalan terdalam pemain berjulukan La Pulga tersebut adalah keputusannya untuk tidak sungguh-sungguh mempelajari bahasa Inggris saat masih muda. Hal ini ia ungkapkan dalam sebuah sesi wawancara terbaru yang emosional.
Merasa Canggung Saat Bertemu Tokoh Hebat
Messi mengakui sering merasa tidak berdaya secara intelektual ketika harus berkomunikasi dengan tokoh-tokoh besar dunia. Keterbatasan bahasa membuatnya merasa terisolasi dalam percakapan penting, dikutip nismedia.id dari Bola.com.
“Saya menyesali banyak hal. Tidak belajar bahasa Inggris sejak kecil. Saya punya waktu setidaknya untuk mempelajarinya, tetapi saya tidak melakukannya. Saya sangat menyesalinya,” kata Messi kepada podcast Meksiko Miro de Atras.
Juara Piala Dunia 2022 itu bahkan menyebut dirinya merasa setengah bodoh karena menyia-nyiakan waktu belajar di masa lalu.
Pesan Penting Untuk Generasi Muda
Pengalaman pahit tersebut kini menjadi pelajaran berharga yang ia tanamkan kepada anak-anaknya. Messi menekankan bahwa bakat sepak bola saja tidak cukup tanpa persiapan pendidikan yang matang.
“Sekarang itulah yang selalu saya katakan kepada anak-anak saya, tentang pentingnya memiliki pendidikan yang baik, belajar, dan mempersiapkan diri,” imbuhnya.
Bagi Messi, meskipun sepak bola telah memberinya segalanya, nilai-nilai kehidupan dan pengetahuan tetap menjadi fondasi utama bagi masa depan yang lebih baik.






