Franco Mastantuono Protes Usai Tambah Kartu Kuning Real Madrid, Begini Isi Laporan Alejandro Muniz Ruiz

Franco Mastantuono Protes Usai Tambah Kartu Kuning Real Madrid, Begini Isi Laporan Alejandro Muniz Ruiz
Potret aksi protes Franco Mastantuono ke wasit (Instagram: @idextratime)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Franco Mastantuono melakukan protes keras kepada Alejandro Muniz Ruiz hingga akhirnya diberikan kartu kuning dalam pertandingan La Liga 2025-2026 yang digelar pada tanggal 3 Maret dini hari WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk tim lawan.

Setelah wasit memberikan kartu kuning kepada Franco Mastantuono, Bos Real Madrid itu kehilangan kendali sepenuhnya. Berdasarkan laporan, dirinya melontarkan kalimat tidak pantas kepada Alejandro Muniz Ruiz hingga membuatnya langsung diberikan kartu merah.

Situasi semakin memanas ketika pemain Real Madrid, Franco Mastantuono meninggalkan lapangan dan menuju ke terowong ruang ganti sambil mengatakan kepada wasit keempat bahwa nuansa antara ungkapan satu dan ungkapan lainnya itu berbeda. 

“Perbedaan nuansa antara ungkapan satu dengan ungkapan lain itu sangat menentukan,” ungkapnya.

Dalam laporan Alejandro Muniz Ruiz, wasit pertandingan Real Madrid vs Getafe di La Liga 2025-2026 mengkritik perilaku Franco Mastantuono kepada wasit. Sikap pemain Real Madrid itu dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang pemain. 

“Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” ujar Muniz Ruiz dalam laporannya. 

Insiden yang mengakibatkan keluarnya Mastantuono terjadi pada menit ke-90 pertandingan. Pemain Franco Mastantuono dikeluarkan dari lapangan setelah melakukan tindakan yang tidak diizinkan. Alasan utama yang diberikan oleh wasit adalah karena perilaku yang dilakukan oleh pemain tersebut selama berkomunikasi dengannya.

Menurut catatan resmi, Mastantuono telah melakukan ucapan yang tidak pantas pada dua kesempatan terpisah. Pada kesempatan pertama, dia meneriakkan kata-kata tertentu yang dianggap tidak sopan oleh wasit. Kesempatan kedua terjadi tidak lama kemudian dengan kalimat yang sama.

“Pemain tersebut berbicara kepada saya, meneriakkan kata-kata seperti ‘sungguh memalukan, memalukan sekali’ pada dua kesempatan terpisah,” jelas Muniz Ruiz seperti yang dikutip Nismedia.id dari media El Desmarque.com.

Pemberian kartu merah pada menit akhir pertandingan membuat situasi lapangan menjadi sedikit tegang. Para pemain dari kedua tim segera berusaha menjaga kondisi agar tidak terjadi kerusuhan lebih lanjut. Petugas keamanan lapangan juga siap siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Tim tuan rumah memberikan tanggapan terkait insiden tersebut setelah pertandingan berakhir. Manajer tim menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kondisi pemain serta menyelidiki secara internal peristiwa yang terjadi. Mereka juga mengaku akan bekerja sama dengan pihak liga untuk mengklarifikasi seluruh perkara.

Franco Mastantuono sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa yang membuatnya keluar dari lapangan. Timnya mengungkapkan bahwa pemain tersebut sedang dalam kondisi yang perlu mendapatkan jeda untuk menenangkan diri. Komunikasi resmi dari pihak pemain diperkirakan akan dilakukan setelah proses evaluasi internal selesai.

Peristiwa ini menjadi sorotan dalam kompetisi La Liga musim ini. Banyak pihak yang berharap bahwa kejadian serupa tidak akan terulang lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sportivitas dan rasa hormat antar pemain serta terhadap wasit menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kelancaran dan kehormatan permainan sepak bola.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *