Harga Terlalu Mahal, Andre Onana Gagal Dipermanenkan dan Otomatis Balik ke MU

Harga Terlalu Mahal, Andre Onana Gagal Dipermanenkan dan Otomatis Balik ke MU
Potret Andre Onana. (laman: sport.detik.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Andre Onana dipastikan makin dekat dengan kepulangan ke Manchester United (MU) pada bursa transfer mendatang. Masa peminjaman kiper asal Kamerun tersebut bersama klub Liga Turkiye, Trabzonspor, akan segera berakhir pada penutup musim 2025-2026.

Trabzonspor sejatinya memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain di akhir masa peminjaman. Namun, rencana tersebut terancam batal karena manajemen klub merasa harga tebusan dari raksasa Liga Inggris itu sama sekali tidak masuk akal.

Harga Selangit Bikin Trabzonspor Mundur

Wakil presiden Trabzonspor, Zeyyat Kafkas, secara terbuka mengakui bahwa klubnya keberatan dengan nominal yang dipatok oleh kubu Setan Merah. Man United meminta biaya transfer antara 45 hingga 50 juta euro atau setara dengan Rp982 miliar, dikutip nismedia.id dari Kompas.com.

“Manchester United memberikan penawaran untuk pembelian Andre Onana berada di kisaran 45-50 juta euro, presiden kami telah dengan jujur memberitahu komunitas hal itu tidak sesuai dengan realitas Trabzonspor.”

Angka fantastis tersebut dinilai sangat memberatkan kondisi finansial klub yang saat ini menduduki peringkat ketiga Liga Turkiye. Alhasil, jika klausul pembelian urung diaktifkan, Onana otomatis akan kembali mengepak koper menuju Old Trafford.

Nasib Menggantung di Old Trafford

Kepulangan Onana tentu akan menimbulkan tanda tanya baru bagi skuad asuhan pelatih Man United. Pasalnya, posisi penjaga gawang utama kini sudah dipercayakan kepada Senne Lammens yang tampil cukup konsisten.

“Namun, jika kondisi berubah, situasinya juga berubah.”

Kafkas juga menambahkan bahwa drama transfer ini tidak memengaruhi performa Onana di atas lapangan hijau. Sang pemain tetap tampil profesional dalam 20 pertandingan, kebobolan 27 gol, dan sukses mencatat empat clean sheet di kompetisi domestik.

“Saya tidak berpikir informasi ini mempengaruhi Onana sama sekali.”

Jika skenario terburuk terjadi, kiper berusia 29 tahun itu harus segera mencari pelabuhan baru di kompetisi elite Eropa demi menyelamatkan keberlanjutan kariernya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *