
Nismedia.id - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memberikan tanggapan terkait mundurnya Timnas Iran dari ajang Piala Dunia 2026. Ia menyarankan agar skuad berjuluk Team Melli tersebut tidak berpartisipasi karena alasan keselamatan jika bertanding di negara tuan rumah.
Sebelumnya, Iran telah memutuskan boikot setelah terjadinya serangan militer AS dan Israel ke negara mereka sejak akhir Februari lalu. Padahal, mereka sedianya menjadi salah satu wakil Asia yang telah lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Alasan Donald Trump Tolak Timnas Iran
Awalnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, sempat mengklarifikasi bahwa Trump tidak mempermasalahkan kehadiran skuad asuhan Amir Ghalenoei tersebut. Namun, penolakan justru kembali dilontarkan secara terbuka oleh sang kepala negara, sebagaimana dikutip nismedia.id dari Detik.com.
“Tim Nasional Sepakbola Iran dipersilakan untuk Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya bahwa pantas bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan dan hidup mereka sendiri,” ujar Trump.
Sikap tegas juga datang dari Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, yang diwawancarai oleh Sky Sports terkait keputusan boikot dari kompetisi ini.
“Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun,” tegas Donyamali.
Opsi FIFA dan Kandidat Pengganti di Piala Dunia 2026
FIFA sebenarnya masih bisa membujuk Iran dengan memindahkan seluruh lokasi pertandingan mereka di Grup G ke negara tuan rumah lainnya, yakni Meksiko atau Kanada. Namun, jika Iran tetap bersikeras mundur, terdapat kandidat yang siap menjadi pengganti berdasarkan capaian di kualifikasi:
- Timnas Irak
- Uni Emirat Arab (UEA)
Kedua negara tersebut menjadi opsi paling logis untuk mengisi satu slot kosong yang ditinggalkan Iran dalam turnamen bergengsi empat tahunan tersebut.






