
Nismedia.id - Skuad Persebaya Surabaya resmi meliburkan kegiatan tim untuk menyambut momen Hari Raya Idulfitri. Keputusan ini diambil usai mereka melakoni laga tandang melawan Borneo FC.
Selama masa jeda, pelatih Bernardo Tavares tetap mewajibkan para pemain untuk menjaga kondisi fisik. Hal ini bertujuan agar seluruh skuad siap berjuang maksimal saat kompetisi Super League kembali bergulir.
Program Latihan Mandiri Dan Pemantauan Ketat
Untuk mempermudah pemantauan, tim pelatih membagi para pemain ke dalam beberapa grup. Mereka mendapat kewajiban untuk menjalankan program latihan mandiri sekaligus menjaga ketat pola makan harian.
Seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com, manajemen akan langsung melakukan tes kebugaran pada sesi latihan perdana tanggal 23 Maret mendatang. Sebuah alat tes khusus telah disiapkan untuk mengukur kondisi fisik penggawa Bajul Ijo secara akurat.
“Pemain selama liburan dibagi ke dalam beberapa grup dan itu akan dimonitor oleh para pelatih,” ujar Jonathan Yohvino selaku Media Officer Persebaya.
Ancaman Denda Dan Laga Krusial Kontra Persita
Pihak manajemen menegaskan bahwa komitmen menjaga performa ini tidak bisa ditawar. Jonathan menyebutkan bahwa seluruh aktivitas latihan individual pemain terus berada di bawah pengawasan ketat.
“Apabila ada yang melanggar, itu akan kena denda,” ucap Jonathan.
Kedisiplinan tingkat tinggi ini menjadi sangat krusial demi mengamankan posisi di klasemen. Persebaya Surabaya kini dituntut tampil prima karena dijadwalkan menjamu Persita di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April mendatang.






