
Suara sorak ribuan suporter bergema memecah udara di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 9 Mei sore. Arema FC tampil sangat dominan saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi Super League 2025-2026 dengan skor 3-0.
Laga baru berjalan sepuluh menit ketika tuan rumah langsung mendapatkan keuntungan besar. Wasit dengan tegas menunjuk titik putih satu pemain pertahanan PSM dinilai melakukan pelanggaran terlarang di dalam kotak penalti. Dalberto maju melepaskan tendangan keras ke pojok kiri gawang, tak terjangkau kiper lawan, skor berubah menjadi 1-0.
Keunggulan itu membuat Arema semakin percaya diri menguasai jalannya permainan. Mereka menguasai lini tengah, memperlambat maupun mempercepat aliran bola sesuka hati, sementara PSM Makassar tampak kesulitan membangun serangan berbahaya. Beberapa kali upaya serangan balik tim tamu selalu terputus di depan pertahanan yang terorganisir rapi.
Dikutip Nismedia.id dari akun resmi Instagram @aremafc, keunggulan itu akhirnya berlipat ganda di babak kedua tepatnya menit ke-53. Gabriel Silva berhasil memanfaatkan kekacauan di depan gawang lawan, menyambar bola muntah dan melepaskan tembakan akurat yang menambah keunggulan menjadi 2-0.
Tekanan terus diberikan Arema hingga akhirnya gol ketiga tercipta di menit ke-69. Joel Vinicius bergerak cerdas melepaskan diri dari kawalan lawan, menerima umpan matang dari rekan setimnya, dan menyelesaikannya dengan sepakan voli indah yang menghujam ke sudut atas gawang.
Setelah gol ketiga, intensitas permainan sedikit menurun karena Arema sudah sangat nyaman dengan keunggulan yang dimiliki. Mereka lebih banyak bermain aman, menguasai bola dan membiarkan lawan berusaha mengejar bola, sehingga PSM semakin kelelahan dan sulit berkutik. Beberapa kali ancaman datang dari pemain sayap PSM, namun selalu gagal menembus benteng pertahanan yang kokoh.
Di sisa waktu pertandingan, PSM sebenarnya masih berusaha mencari gol penghibur demi memperkecil kekalahan. Satu kali peluang emas didapatkan lewat sundulan kepala, namun bola melambung sedikit di atas mistar gawang Arema. Kiper tuan rumah juga beberapa kali harus sigap mengamankan bola agar kebersihan gawangnya tetap terjaga hingga akhir laga.
Para pemain Arema saling berpelukan dan saling memberi semangat, pertanda mereka sudah sangat yakin kemenangan ada di tangan. Dukungan penuh dari ribuan suporter yang hadir menjadi energi tambahan yang luar biasa bagi para pemain. Sorakan nama-nama pencetak gol terdengar terus-menerus.
Peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan akhirnya berbunyi, mengukuhkan kemenangan telak Arema FC atas PSM Makassar dengan skor akhir 3-0. Hasil ini menjadi modal sangat berharga bagi Singo Edan untuk terus merangkak naik di papan tengah klasemen sementara Super League 2025-2026.
Sementara itu, kekalahan ini membuat posisi PSM Makassar belum banyak bergerak di papan bawah hingga tengah tabel klasemen. Tim berjuluk Juku Eja itu harus segera mengevaluasi kembali penampilan mereka agar bisa bangkit dan meraih poin di pertandingan selanjutnya.














Tinggalkan komentar