
Nismedia.id - Insiden pertikaian antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde menyisakan masalah baru. Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, kini tengah memburu sosok pembocor keributan Real Madrid tersebut ke pihak media.
Kebocoran informasi dari ruang ganti ini membuat Arbeloa sangat kecewa karena rincian insiden langsung menyebar luas ke publik. Pihak manajemen klub kini fokus membidik dalang di balik bocornya rahasia internal tim.
Dani Ceballos Diduga Sebagai Mata-Mata
Laporan terbaru dari Spanyol menyebutkan bahwa kecurigaan kini mengarah kuat kepada salah satu gelandang mereka. Dikutip nismedia.id dari Bola.com, media ED mengklaim bahwa Dani Ceballos adalah pihak yang menceritakan detail insiden kepada teman dan kenalannya.
“Tindakan membocorkan rahasia ruang ganti ke media adalah sebuah bentuk ketidaksetiaan terhadap klub sekaligus pengkhianatan,”
Hubungan antara Arbeloa dan gelandang berusia 29 tahun itu belakangan ini memang dikabarkan memburuk. Ceballos bahkan sudah tidak masuk daftar skuad dan belum pernah diturunkan bertanding sejak Februari lalu.
Ancaman Tinggalkan Santiago Bernabeu
Akibat situasi yang semakin tidak harmonis dan minimnya kesempatan bermain, masa depan Ceballos di klub kini makin tidak menentu. Meskipun kontraknya masih tersisa hingga tahun 2027, ia diprediksi akan segera hengkang pada bursa transfer musim panas nanti.






