
Nismedia.id - Pelatih Kepala Liverpool, Arne Slot, mengaku sangat frustrasi usai timnya menelan kekalahan telak 4-2 dari Aston Villa pada lanjutan kompetisi Liga Inggris 2025/2026. Hasil buruk ini membuat posisi tim tamu di zona perebutan tiket menuju panggung Eropa semakin terancam.
Kekalahan di Stadion Villa Park tersebut diwarnai oleh berbagai kesalahan fatal dari barisan pertahanan. Slot menyoroti secara khusus momen hilangnya konsentrasi para pemain yang berujung pada kebobolan beruntun di saat tim sangat membutuhkan poin krusial.
Frustrasi Arne Slot Dan Evaluasi Skuad
Juru taktik asal Belanda itu merasa kesal karena kelengahan dalam mengantisipasi skema bola mati terus terulang seperti di laga sebelumnya. Evaluasi wajib segera dilakukan jelang pekan terakhir kompetisi melawan Brentford, seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
“Ini membuat frustrasi karena sebagai manajer, Anda juga bertanggung jawab jika hal itu terjadi berulang kali. Anda dipekerjakan untuk mencoba mencegah hal itu terjadi lagi di lain waktu,” kata Slot.
Pembelaan Untuk Blunder Dominik Szoboszlai
Selain masalah bola mati, momentum kebangkitan tim dinilai hancur usai terjadinya blunder dari gelandang Dominik Szoboszlai. Kesalahan penguasaan bola tersebut berujung pada gol kedua lawan yang meruntuhkan mentalitas skuad asuhannya.
“Dan cara kami kebobolan 2-1, saya pikir kita telah melihat banyak hal musim ini yang ini belum,” ujar Slot.
Meski demikian, sang manajer menolak untuk sepenuhnya menyudutkan pemain asal Hungaria tersebut atas kegagalan tim. Ia menilai kejadian di lapangan itu merupakan murni ketidaksengajaan yang sangat disesali oleh sang pemain.
“Tapi, tentu saja, Dominik telah dan sedang menjalani musim yang sangat baik dan dia tidak melakukannya dengan sengaja dan dialah yang pertama merasa buruk tentang hal itu,” jelas Slot.






