Gagal Juara ACL 2, Cristiano Ronaldo Kecewa Berat hingga Tak Ikut Penyerahan Penghargaan Runner Up

Gagal Juara ACL 2, Ronaldo Kecewa Berat hingga Tak Ikut Penyerahan Penghargaan Runner Up
Potret penghargaan runner up ACL 2 (Instagram: @idextratime)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Ambisi Cristiano Ronaldo untuk mengangkat trofi besar bersama Al Nassr kembali pupus. Tim yang dibelanya takluk 0-1 dari Gamba Osaka, dalam laga puncak ACL 2 2025-2026 yang digelar di Stadion Al Awwal Park, Riyadh, Sabtu malam waktu setempat atau dini hari WIB.

Kekalahan tersebut terasa lebih pahit karena terjadi di kandang sendiri, di hadapan puluhan ribu pendukung yang berharap melihat kebanggaan mereka juara. Satu-satunya gol penentu kemenangan dicetak Deniz Hummet pada menit ke-29.

Pemain kelahiran Swedia tersebut memanfaatkan umpan terobosan Issam Jebali yang lolos dari kawalan bek Al Nassr. Usai kejadian itu, tim asuhan Jorge Jesus berusaha keras membalas namun tak mampu menembus pertahanan lawan yang bermain sangat disiplin dan rapat.

Cristiano Ronaldo sendiri tampil selama 90 menit penuh dan terlihat berjuang habis-habisan. Ia sempat mendapatkan beberapa peluang emas, termasuk sundulan dekat gawang dan tendangan jarak jauh, namun bola tak kunjung masuk ke gawang lawan.

Seusai peluit akhir dibunyikan, raut wajah kecewa tampak jelas tergambar di wajah legenda asal Portugal itu. Bahkan suasana di ruang ganti maupun lapangan usai laga terasa sangat suram.

Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram @idextratime, Ronaldo dikabarkan langsung berjalan cepat meninggalkan area pertandingan begitu pertandingan selesai, tanpa menunggu sesi penyerahan penghargaan bagi tim peraih posisi kedua. 

Sikap ini menjadi sorotan banyak pihak karena jarang dilakukan oleh pemain bahkan bintang sepakbola, terlebih yang dikenal sangat menjunjung tinggi semangat bertanding dan penghargaan.

Menurut pengamatan di lapangan, sang kapten terlihat sangat kecewa karena ini adalah kesempatan emas yang terlewat begitu saja. Padahal sepanjang turnamen, Al Nassr tampil sangat meyakinkan sebagai tim dengan rekor serangan terbaik dan pertahanan paling kokoh.

Kegagalan ini juga menjadi bukti nyata bahwa perjuangan Ronaldo meraih gelar bergengsi di Asia belum berakhir. Sejak bergabung pada awal 2023, ia belum mampu menyumbangkan satu pun trofi resmi. l

Hanya satu gelar yang pernah diraihnya, yakni Piala Juara-Juara Arab, yang statusnya tidak sepenuhnya diakui sebagai kompetisi resmi utama. Sementara di level negeri maupun antarnegara Ronaldo belum pernah mendapatkannya. 

Bagi Gamba Osaka, kemenangan ini terasa sangat manis dan tak terduga. Sebagai tim yang tidak difavoritkan, mereka mampu bermain dengan strategi yang sangat cerdas dan memanfaatkan satu-satunya peluang yang dimiliki.

Kini, fokus Ronaldo dan Al Nassr harus segera beralih kembali ke kompetisi domestik. Masih ada beberapa laga tersisa di Saudi Pro League 2025-2026 dan mereka masih memiliki peluang untuk finis di posisi teratas meski persaingan semakin ketat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *