
Nismedia.id - Harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di Malaysia Masters 2026 kini hanya bersandar pada dua wakil tunggal putra. Dari seluruh pemain yang diturunkan, hanya Jonatan Christie dan Moh Zaki Ubaidillah yang berhasil melangkah ke babak perempat final.
Pertandingan pembuka yang melibatkan pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berlangsung sengit sejak awal gim. Berhadapan dengan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, Amri/Nita harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 19-21 dan 20-22.
Nasib serupa dialami pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil yang bertemu Mathias Christiansen/Alexandra Bøje. Pasangan ini tampil luar biasa di gim pertama hingga menang telak 21-13 dan kalah 10-21 dan 13-21 menutup perjalanan mereka di turnamen ini.
Dikutip Nismedia.id dari laman bwfworldtour.bwfbadminton.com, penampilan kurang maksimal juga ditunjukkan oleh pasangan ganda putri andalan Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu. Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min yang bermain sangat agresif sejak awal.
Pada set pertama skor akhir menunjukkan 10-21, Lanny/Apriyani bangkit di set kedua dan memenangi pertandingan dengan skor 21-15. Ketegangan memuncak di gim penentu dengan skor akhir 17-21.
Di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting gagal mengulangi penampilan gemilangnya dan harus pulang lebih awal setelah dikalahkan Christo Popov. Teknik permainan Popov yang cerdik membuat Anthony kerap terjebak dalam pola permainan lawan hingga kalah 17-21 dan 14-21.
Berbeda dengan nasib rekannya, Moh Zaki Ubaidillah justru menunjukkan mentalitas baja saat berhadapan dengan Jeon Hyeok Jin dari Korea Selatan. Zaki sempat tertinggal satu gim setelah kalah 16-21, namun ia tak kehilangan fokus dan terus menekan pertahanan lawan dengan kemenangan 21-10 dan 21-16.
Pasangan ganda campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga harus angkat koper meski sudah memberikan perlawanan yang sangat ketat lawan Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai. Pasangan Indonesia unggul lebih dulu lewat kemenangan 21-18 di gim pertama namun, di gim kedua yang dimenangi lawan dengan skor 18-21 dan 16-21.
Harapan Indonesia selanjutnya bertumpu pada Jonatan Christie yang melalui jalan berliku sebelum menaklukkan wakil Taiwan, Wang Po Wei. Jonatan sempat unggul di gim pertama dengan skor meyakinkan 21-16 .
Strategi tersebut berhasil membuahkan hasil di gim kedua saat Jonatan mulai tertekan dan banyak melakukan kesalahan tak terpaksa hingga kalah 19-21. Di gim penentu, Jonatan kembali menampilkan mental juara dengan menguasai tengah lapangan dan membuahkan hasil dengan kemenangan 21-1.






