Maarten Paes Ungkap Strategi Jitu Tepis Penalti Sebastien Haller Dan Bawa Ajax Amsterdam Amankan Tiket Kompetisi Eropa

Maarten Paes Ungkap Strategi Jitu Tepis Penalti Sebastien Haller Dan Bawa Ajax Amsterdam Amankan Tiket Kompetisi Eropa
Maarten Paes setelah berhasil menepis tendangan Haller. (IG: @maartenpaes)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, tampil luar biasa sebagai pahlawan bagi Ajax Amsterdam pada laga pamungkas. Berkat aksi penyelamatan gemilangnya, tim raksasa Belanda tersebut sukses membungkam FC Utrecht di babak final play-off.

Pertandingan penentu tiket Eropa tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 sebelum akhirnya diselesaikan lewat drama adu penalti 4-3. Kemenangan krusial ini memastikan langkah Ajax Amsterdam menuju kualifikasi Liga Konferensi Eropa musim depan.

Rahasia Maarten Paes Gagalkan Penalti Sebastien Haller

Kiper andalan Merah Putih ini berhasil mementahkan dua sepakan penalti lawan, termasuk milik penyerang tangguh Sebastien Haller. Ketangguhan mentalnya di bawah mistar gawang langsung mendapat apresiasi tinggi dari media Belanda, Voetbal Primeur.

“Haller adalah pengambil penalti yang bagus. Saya mencoba mengatakan beberapa hal kepadanya. Saya tahu dia selalu melakukan semacam gerakan tipuan, jadi jika Anda melakukan gerakan pura-pura, dia akan melihat ke bawah dan menembak,” kata Paes.

Keberhasilan menahan gempuran tersebut tidak lepas dari analisis mendalam yang ia lakukan sebelum pertandingan dimulai. Penggawa kebanggaan Indonesia ini mengaku sudah mempelajari kebiasaan menembak para eksekutor lawan dengan sangat baik.

Kesiapan Skuad Menghadapi Drama Adu Penalti

Ketegangan sempat meningkat ketika tim lawan berhasil menyamakan kedudukan pada babak perpanjangan waktu. Namun, ketenangan yang dimiliki mantan kiper FC Dallas tersebut berhasil mengubah suasana mencekam menjadi sebuah pesta perayaan.

“Adu penalti selalu menyenangkan jika Anda bisa menyelesaikannya dengan kemenangan, dan untungnya saya berhasil menyelamatkan dua tendangan,” sambungnya kepada ESPN.

Ketangguhan kiper kelahiran Nijmegen ini seolah mengulang memori manis saat dirinya berjuang maksimal membela panji Garuda di kualifikasi Piala Dunia. Sebagai informasi, berita keberhasilan ini dikutip nismedia.id dari Kompas.com.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *