
Nismedia.id - Momen emosional menyelimuti Etihad Stadium setelah Manajer Manchester City, Pep Guardiola, resmi pamit dari jabatannya. Juru taktik asal Spanyol tersebut menyudahi satu dekade kepemimpinannya setelah laga pamungkas kontra Aston Villa.
Meskipun diwarnai kekalahan tipis, perpisahan ini tetap berjalan khidmat di hadapan ribuan pendukung setia tim. Sang pelatih memberikan pidato terakhir yang menyentuh sekaligus sarat akan ketegasan bagi masa depan klub.
Pesan Tegas Usai Pep Guardiola Resmi Pamit
Guardiola menegaskan bahwa para penggawa tim memiliki tanggung jawab moral yang besar. Mereka diwajibkan untuk terus mempertahankan standar permainan tertinggi yang telah dibangun selama 10 tahun terakhir.
“Para pemain punya tanggung jawab besar untuk melanjutkan standar itu. Saya berharap mereka terus berjuang dan berjuang lagi. Ini rumah saya,” tegas Guardiola.
Keberadaan sang mentor di pinggir lapangan selama ini memang telah mengubah wajah klub menjadi raksasa sepak bola Eropa dengan gelontoran 20 trofi bergengsi. Sebagai informasi, berita perpisahan ini dikutip nismedia.id dari Bola.com.
Penghormatan Bernardo Silva Untuk Sang Manajer
Selain melepas sang pelatih, laga pamungkas ini juga menjadi momen perpisahan bagi gelandang Bernardo Silva dan bek John Stones. Kedua pemain pilar tersebut mendapatkan penghormatan berupa guard of honour saat ditarik keluar pada babak kedua.
Silva tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya ketika berbicara mengenai kontribusi besar sang pelatih dalam perkembangan karier sepak bolanya. Baginya, sang juru taktik merupakan otak utama di balik terciptanya tim monster yang mendominasi kompetisi domestik.
“Secara pribadi, dia adalah ayah saya dalam sepak bola,” lanjut Silva.






