Mirwan Suwarso Mengaku Terkejut Dengan Prestasi Luar Biasa Como 1907

Mirwan Suwarso Mengaku Terkejut Dengan Prestasi Luar Biasa Como 1907
Potret Mirwan Suwarso. (bola.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso mengaku sangat terkejut setelah memastikan Como 1907 lolos ke Liga Champions musim 2026-2027. Skuad berjuluk I Lariani tersebut berhasil mengunci tiket ke kompetisi elite Eropa setelah finis di peringkat keempat klasemen akhir Serie A musim 2025-2026.

Keberhasilan ini tergolong luar biasa mengingat klub baru saja promosi ke kasta tertinggi sepak bola Italia pada musim lalu. Perjalanan ajaib klub milik pengusaha Indonesia ini dinilai melesat jauh lebih cepat dari target awal manajemen.

Rencana Jangka Panjang Como 1907 Lolos Ke Liga Champions

Pihak manajemen sekira awal kepemimpinan datang dengan proyeksi jangka panjang sekitar lima sampai sepuluh tahun untuk membawa klub bersaing di Eropa. Namun, kerja keras seluruh elemen tim membuat kejutan besar ini datang lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan. Pernyataan tersebut dikutip nismedia.id dari Kompas.com.

“Ini merupakan perjalanan yang sangat unik, karena kami datang dengan rencana mungkin 5-10 tahun.”

“Tujuan untuk berada di Eropa selalu menjadi tujuan jangka panjang, tetapi kami sendiri terkejut bahwa kami mencapainya lebih cepat dari jadwal.”

“Jelas, itu karena begitu banyak orang yang bekerja sama dan mencapainya bersama-sama,” imbuh Mirwan.

Kendali Penuh Masa Depan Cesc Fabregas

Salah satu aktor utama di balik kesuksesan tim menembus papan atas Italia adalah sang pelatih kepala, Cesc Fabregas. Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona tersebut memegang peran krusial mulai dari meramu taktik, mendesain pusat latihan, hingga bertindak sebagai investor klub.

Mirwan menegaskan bahwa pihak manajemen memberikan kebebasan penuh kepada arsitek asal Spanyol tersebut untuk menentukan masa depannya di Italia. Kehadiran para legenda sepak bola dunia di tubuh tim terbukti berhasil menanamkan mentalitas juara yang sangat kuat bagi para pemain.

“Dengan keterlibatan orang-orang seperti Cesc Fabregas, Thierry Henry, dan Raphael Varane, kita berbicara tentang tiga pemenang yang membawa budaya kemenangan ke lingkungan kami.”

“Hanya dia yang mengendalikan masa depannya, tak seorang pun dari kita akan pernah tahu takdir kita sendiri, jadi terserah Cesc apa yang ingin dia lakukan,” tambahnya.

Klausul Pembelian Kembali Nico Paz Oleh Real Madrid

Selain masalah kepelatihan, manajemen kini juga tengah menghadapi situasi krusial terkait masa depan gelandang muda andalan mereka, Nico Paz. Pemain berbakat tersebut berpotensi besar hengkang pada bursa transfer musim panas setelah mencuri perhatian publik Italia sepanjang musim.

Klub raksasa Spanyol, Real Madrid diketahui memiliki klausul pembelian kembali yang bisa diaktifkan kapan saja pada musim panas ini. Manajemen klub menegaskan tidak bisa berbuat banyak dan menyerahkan segala keputusan transfer kepada pihak manajemen Los Blancos.

“Hanya Real Madrid yang bisa menjawab itu, karena kami memiliki pemain tersebut, tetapi semua orang tahu Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali atas dirinya.”

“Kami selalu berusaha melihat hidup dengan cara yang sangat positif, jadi mungkin dua tahun lalu kami tidak akan pernah bisa memiliki pemain seperti Nico bersama kami.”

“Berkat kemurahan hati Madrid, yang memberi kami pinjaman dan kemudian membayar kami, ini adalah kesepakatan yang bagus,” pungkas Mirwan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *