Jose Mourinho Resmi Melatih Real Madrid, Benfica Tunjuk Marco Silva Sebagai Suksesor Baru

Jose Mourinho Resmi Melatih Real Madrid, Benfica Tunjuk Marco Silva Sebagai Suksesor Baru
Potret Marco SIlva dan Jose Mourinho. (bbc.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Raksasa Liga Spanyol, Real Madrid, secara resmi memulangkan juru taktik kawakan asal Portugal untuk mengisi kursi kepelatihan tim utama. Langkah besar ini menandai bahwa Jose Mourinho resmi melatih Real Madrid setelah manajemen menebus sisa kontraknya dari Benfica senilai 15 juta euro.

Pengumuman kepindahan ini disampaikan langsung oleh manajemen tim berjuluk Sang Elang setelah melepas sang pelatih yang menyetujui kesepakatan kontrak baru tersebut. Reuni akbar ini diharapkan menjadi solusi instan pasca-perpisahan dengan arsitek tim sebelumnya, Alvaro Arbeloa.

Ambisi Besar Florentino Perez Usai Jose Mourinho Resmi Melatih Real Madrid

Kehadiran arsitek berjuluk The Special One ini merupakan realisasi nyata dari janji kampanye Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Manajemen klub menaruh harapan tinggi agar sang pelatih mampu memulihkan kejayaan tim setelah mencatatkan hasil kurang memuaskan pada musim lalu.

Kembalinya sang juru taktik membawa angin segar bagi publik Santiago Bernabeu yang merindukan raihan trofi bergengsi. Pihak manajemen optimistis kerja sama ini akan mengulang kesuksesan lawas mereka saat mendominasi pentas domestik Spanyol.

“Kami akan terus bekerja agar Real Madrid tetap meraih gelar juara, dan kami akan berjuang hingga akhir untuk meraih trofi ke-16 Liga Champions,” ucap Perez seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com.

Benfica Tunjuk Marco Silva Sebagai Suksesor

Kehilangan pelatih utama secara mendadak membuat manajemen Benfica bergerak cepat demi menjaga stabilitas tim menjelang musim baru. Klub papan atas Portugal tersebut langsung menunjuk mantan arsitek Fulham, Marco Silva, sebagai nakhoda baru mereka.

Silva menyepakati kontrak berdurasi dua tahun untuk menukangi klub barunya tersebut. Manajemen berharap pengalaman matang sang pelatih di kompetisi Eropa dapat mempertahankan daya saing klub di level tertinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *