Sebanyak 13 Negara Peserta Piala Dunia 2026 Kompak Kecam Presiden UEFA

Sebanyak 13 Negara Peserta Piala Dunia 2026 Kompak Kecam Presiden UEFA
Potret Presiden UEFA. (telecomasia.net)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Sebanyak 13 negara peserta Piala Dunia 2026 melayangkan protes keras dan kompak Kecam Presiden UEFA akibat komentar kontroversialnya baru-baru ini. Konflik terbuka ini dipicu oleh pernyataan yang dinilai meremehkan integritas kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Gelombang protes muncul setelah format baru turnamen dengan total 48 tim dikritik karena dianggap menghasilkan banyak pertandingan yang tidak menarik. Federasi dari berbagai benua langsung bersatu untuk membela kehormatan dan perjuangan tim nasional mereka.

Awal Mula Kontroversi Komentar Elitis Aleksander Ceferin

Ketegangan bermula saat Presiden Asosiasi Sepak Bola Uni Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, mengkritik penambahan kuota peserta dalam sebuah konferensi bertajuk More Than a Game di Slovenia. Berita yang dikutip nismedia.id dari Bola.com menyebutkan bahwa ucapan tersebut memicu ketersinggungan massal dari negara-negara non-elite.

“Kita memiliki sangat banyak pertandingan yang sama sekali tidak menarik,” kata Ceferin seperti dikutip media Slovenia, Delo Sport.

Solidaritas Belasan Negara Peserta Untuk Kecam Presiden UEFA

Menanggapi hal itu, belasan federasi sepak bola langsung merilis nota protes bersama yang menyatakan kekecewaan mendalam mereka secara resmi. Mereka menegaskan bahwa seluruh laga di putaran final memiliki nilai historis yang luar biasa bagi jutaan penggemar.

“Bagi negara-negara kami, tidak ada pertandingan Piala Dunia yang tidak penting,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Gerakan solidaritas ini diinisiasi secara kolektif oleh 13 negara peserta berikut:

  • Tanjung Verde, Curacao, dan Uzbekistan.
  • Republik Demokratik Kongo, Haiti, dan Aljazair.
  • Tunisia, Maroko, Mesir, dan Ghana.
  • Senegal, Pantai Gading, dan Afrika Selatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *