
Timnas Norwegia resmi memastikan langkah menuju babak 32 Piala Dunia 2026. Kemenangan ini dirayakan dengan gerakan mendayung khas viking sekaligus menjadi salah satu kenangan manis setelah 1998.
Berbeda dengan perayaan tim sepak bola pada umumnya, skuad asal Eropa Utara ini memilih cara yang unik dan sarat nilai budaya. Seluruh pemain kemudian mengajak para suporter yang memenuhi tribun untuk melakukan gerakan serentak yang menyerupai orang yang sedang mendayung perahu.
Gerakan mendayung yang ditampilkan itu langsung dikenal sebagai ciri khas budaya bangsa Viking yang melekat kuat di ingatan masyarakat dunia. Hal ini tidak terlepas dari sejarah panjang wilayah Skandinavia yang menjadi pusat peradaban.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @herrelandslaget, aksi serentak tersebut menjadi sorotan utama di berbagai media. Rekaman video yang memuat momen tersebut tersebar luas dan disambut antusiasme tinggi oleh penggemar sepak bola dari berbagai negara.
Pemandangan ini langsung mengingatkan banyak orang pada peristiwa besar yang pernah terjadi di ajang Kejuaraan Eropa atau Euro 2016. Saat itu, Timnas Islandia menggunakan gerakan tepukan serentak yang populer dengan sebutan tepuk tangan Viking.
Kemiripan kedua momen ini terletak pada semangat persatuan yang dibangun antara tim dan pendukungnya tanpa sekat. Baik Islandia maupun Norwegia sama-sama mengangkat identitas daerah asal mereka agar dikenal lebih luas.
Di sisi lain, keberhasilan Norwegia menembus putaran final Piala Dunia juga menjadi kabar gembira bagi penggemar sepakbola di wilayah tersebut. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya mereka kembali bisa tampil di panggung tertinggi persepakbolaan dunia.
Respon dari masyarakat internasional pun terlihat sangat positif dan penuh kekaguman terhadap gerakan mendayung tersebut. Banyak komentar yang muncul menyebutkan bahwa suasana yang tercipta sangat indah, damai, dan penuh semangat kebersamaan.
Perayaan dengan gerakan khas Viking ini kemungkinan besar akan terus diulang dan menjadi identitas baru tim selama ajang berlangsung. Cara Norwegia berterima kasih kepada suporter telah menjadi contoh indah bagaimana olahraga dan budaya berjalan beriringan.














Tinggalkan komentar