
Nismedia.id - Rekan setim juara dunia ini melakukan langkah berani tepat di balapan kandang mereka. Red Bull mengumumkan rombakan besar pada mobil RB22 dengan membawa sasis baru lengkap dengan serangkaian pembaruan teknis ke ajang Grand Prix Austria 2026.
Selain penggantian struktur utama, tim juga menerapkan penyesuaian mendalam pada sistem aerodinamika yang menjadi kunci kekuatan mobil mereka selama ini. Seluruh perubahan dirancang untuk menjamin tingkat keandalan komponen tetap terjaga dalam kondisi lomba yang keras.
Berbagai bagian kendaraan mendapatkan sentuhan perancang ulang menyeluruh mulai dari bagian depan hingga ujung paling belakang mobil. Modifikasi mencakup penyesuaian geometri dan aliran udara yang sangat rinci demi efisiensi maksimal.
Dikutip Nismedia.id FIA Formula 1, disebutkan merinci setiap bagian yang diubah dan tujuan teknis di balik penerapan rancangan baru tersebut di sirkuit Red Bull Ring. Federasi Otomotif Internasional pun telah memverifikasi dan menyetujui seluruh pembaruan.
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada geometri saluran masuk samping atau bagian sidepod yang kini dibentuk ulang sepenuhnya. Perubahan bentuk ini utamanya ditujukan untuk meningkatkan keandalan pengoperasian komponen di dalamnya.
Aliran udara yang masuk ke bagian samping bodi akan bergerak lebih terarah dan merata guna mendukung kinerja mesin dan sistem pendinginan secara keseluruhan. Bagian penutup mesin mengalami penyesuaian bentuk dan ukuran yang disesuaikan.
Langkah ini tetap mengutamakan aspek keandalan agar tidak muncul masalah teknis akibat pengurangan material yang terlalu berlebihan. Bentuk yang lebih ramping sekaligus ringan ini juga turut membantu menata aliran udara yang bergerak menuju bagian belakang mobil secara lebih optimal.
Lantai dasar mobil dan papan penyalur udara atau bargeboard menjadi sasaran utama pembaruan demi menciptakan daya tekan ke bawah yang lebih konsisten. Kedua elemen ini sangat berpengaruh terhadap cara udara bergerak melewati sisi bawah dan samping bodi kendaraan agar daya cengkeram ke lintasan tetap kuat.
Sistem suspensi belakang pun tidak luput dari revisi agar dapat menyesuaikan dengan karakteristik lintasan serta struktur sasis yang baru terpasang. Penyesuaian ini membantu mengatur kestabilan roda saat melintasi tikungan cepat maupun saat mengerem dengan keras di lintasan yang bergelombang.
Penyempurnaan juga dilakukan pada area sudut belakang yang mencakup struktur sekitar suspensi belakang serta selubung dan komponen sistem pengereman. Perubahan bentuk di sekitarnya juga turut mempengaruhi bagaimana udara dipisahkan dan diarahkan menjauhi roda belakang.
Sayap belakang menerima rancangan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan gaya tekan dan hambatan udara yang diinginkan untuk lintasan khusus ini. Bentuk profil yang disesuaikan memungkinkan tim memilih keseimbangan yang paling pas antara kecepatan di lintasan lurus.
Ujung saluran pembuangan gas buang mesin juga ikut diubah posisi dan bentuknya agar selaras dengan rancangan aliran udara bodi terbaru. Perubahan ini bukan sekadar soal keluarnya asap sisa pembakaran, melainkan turut membantu mendorong aliran udara di sekitar bagian belakang bodi agar lebih teratur.
Red Bull berharap dapat segera melihat peningkatan nyata dalam performa serta posisi di papan skor Grand Prix Austria 2026. Uji nyata di lintasan Austria akan menjadi tolok ukur seberapa efektif rancangan baru ini bekerja dibandingkan versi sebelumnya.






