PB PASI Resmi Membuka Kejurnas Atletik 2026 di Stadion Rawamangun Jakarta

PB PASI Resmi Membuka Kejurnas Atletik 2026 di Stadion Rawamangun Jakarta
Pembukaan kejurnas atletik oleh ketum PB PASI. (sudutpandang.id)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) resmi membuka Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta. Ajang bergengsi ini menjadi panggung utama bagi para atlet muda berbakat.

Perlombaan ini diselenggarakan di Stadion Atletik Rawamangun hingga Selasa mendatang. Kompetisi ini diharapkan mampu menjaring talenta baru untuk skuad Merah Putih.

Agenda Besar PB PASI Melalui Kejurnas Atletik 2026

Sebanyak 1.000 atlet dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ikut berpartisipasi. Pembagian kategori perlombaan dirancang secara berjenjang untuk memastikan pembinaan berjalan optimal.

Dikutip nismedia.id dari Skor.id, ajang ini juga dibarengi dengan turnamen internasional bertajuk Indonesia U-18 Open Championship Jakarta 2026. Kehadiran pelari asing membuat persaingan semakin ketat.

Para atlet lokal dituntut berjuang maksimal demi mengharumkan nama bangsa di ranah regional. Kompetisi berkualitas tinggi sangat dibutuhkan untuk mengukur kemampuan atlet saat ini.

Internasionalisasi Kompetisi Demi Daya Saing Regional

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan bahwa kompetisi luar negeri sengaja diundang. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan mental bertanding para atlet.

Negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, hingga Timor Leste turut mengirimkan delegasi terbaiknya. Pengalaman menghadapi lawan internasional dinilai sangat krusial bagi perkembangan atlet muda.

“Target utama pembinaan atletik Indonesia saat ini adalah meningkatkan daya saing,” ujar Luhut.

Dukungan Pemerintah Terhadap Pembinaan Jangka Panjang

Program pembinaan berkelanjutan ini turut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pihak pemerintah. Kebijakan strategis ini dirancang demi memberikan kepastian latihan jangka panjang.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, telah menggagas program pembinaan multiyears. Fasilitas pemusatan latihan berstandar internasional juga telah disiapkan secara matang.

“Prestasi internasional hanya dapat diraih melalui proses pembinaan yang konsisten,” tegas Luhut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *