
Nismedia.id - Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris berakhir dengan skor 2-3 di Azteca. Kekalahan tuan rumah dalam pertandingan ini sekaligus menjadi yang terakhir bagi kiper cadangan El Tri, Guillermo Ochoa.
Inggris tampil lebih agresif sejak peluit awal ditiup, terus menekan pertahanan lawan lewat serangan cepat dari sisi sayap. Meksiko yang bermain dengan strategi bertahan balik berusaha memanfaatkan setiap celah untuk melancarkan serangan balasan.
Dua gol cepat Jude Bellingham menjadi kunci keunggulan Inggris di babak pertama. Pemain berusia 22 tahun itu mencetak gol pada menit ke-26 dan kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38.
Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi @miseleccionmx, Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Julián Quiñones pada menit ke-42. Skor berubah menjadi 1-2 saat memasuki waktu istirahat babak pertama.
Memasuki babak kedua, wasit memberikan hadiah penalti untuk Inggris setelah pemain Meksiko dinilai melanggar di dalam kotak terlarang. Harry Kane yang bertugas sebagai eksekutor dengan tenang menaklukkan gawang lawan pada menit ke-60, membawa Inggris unggul 3-1.
Meksiko tidak menyerah begitu saja dan terus berjuang mencari peluang hingga wasit memberikan penalti bagi timnya pada menit ke-69. Raul Jimenez berhasil mengeksekusi tugas tersebut dengan sempurna, membuat skor berubah menjadi 2-3.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah lagi dan Inggris berhak melaju ke babak perempat final. Di sisi lain, Meksiko harus menelan pil pahit dan berkemas pulang dari ajang Piala Dunia 2026.
Pasca pertandingan adalah saat Guillermo Ochoa terlihat menitikkan air mata di lapangan. Tangisan itu bukan hanya karena rasa kecewa akibat kekalahan timnya, melainkan tanda berakhirnya perjalanan panjang yang telah berlangsung selama dua dekade.
Kiper legendaris Meksiko ini telah menjadi bagian dari enam edisi Piala Dunia secara berturut-turut. Ia masuk dalam skuad utama pada ajang Jerman 2006 dan Afrika Selatan 2010 sebelum akhirnya menjadi kiper utama pada ajang Brasil 2014.
Prestasi gemilangnya berlanjut saat menjadi andalan gawang Meksiko di Piala Dunia Rusia 2018 dan Qatar 2022. Pada edisi tahun 2026 ini, Ochoa hanya mendapatkan kesempatan tampil satu kali sebelum akhirnya harus berpisah dari ajang tersebut.
Banyak orang mungkin tidak mengetahui dengan pasti klub mana yang pernah dibelanya selama berkarir. Hampir seluruh pencinta sepakbola dunia justru mengenalnya sebagai pria berambut keriting yang berdiri kokoh di bawah mistar gawang Meksiko. Kini di usia 40 tahun, Ochoa resmi mengumumkan pensiun dan menggantung sarung tangannya untuk selamanya.






