
Nismedia.id - Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) akhirnya menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih kepala Timnas menggantikan Roberto Martinez. Menjelang musim barunya, mantan nahkoda Al Nassr itu siap membawa kembali Cristiano Ronaldo ke Piala Dunia.
Pelantikan pelatih berusia 71 tahun tersebut berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026 di markas besar FPF yang berlokasi di kota Lisbon. Dalam acara itu, Jorge Jesus secara resmi menandatangani kontrak kerja sama selama empat tahun hingga tahun 2030.
Kontrak yang ditandatangani berlaku hingga berakhirnya ajang Piala Dunia 2030 nanti. Hal ini menunjukkan kepercayaan besar yang diberikan pihak federasi kepada pelatih berpengalaman ini untuk membangun tim jangka panjang.
Dikutip Nismedia.id dari media ESPN, Jorge Jesus berencana menyambut kembalinya Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2030 dibawah kepemimpinannya. Kabar ini sekaligus menjawab keraguan banyak pihak terkait masa depan kapten legendaris itu di ajang bergengsi.
Sebelumnya, Cristiano Ronaldo secara terbuka mengungkapkan bahwa ajang Piala Dunia 2026 akan menjadi keikutsertaannya yang terakhir di turnamen sepak bola terbesar dunia. Pernyataan itu sempat memicu kesedihan bagi fans.
Jorge Jesus menegaskan bahwa ia tidak akan menutup pintu bagi kehadiran Ronaldo dalam skuad Timnas Portugal. Ia mengaku sangat menghargai peran serta kontribusi yang telah diberikan pemain nomor 7 tersebut selama bertahun-tahun.
“Saya belum berbicara dengan Cris. Dia tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional atau bagi saya. Mengenai kontroversi tersebut, setiap orang berhak atas pendapatnya masing-masing,” kata Jesus.
Lebih kanjut, dirinya menegaskan akan berbicara secara personal dengan legenda Real Madrid dan Manchester United terkait keputusannya pensiun dari Piala Dunia. Mengingat dirinya merupakan simbol Timnas Portugal.
“Ketika tiba waktunya, saya akan berbicara dengan Cris dan dengan semua orang secara individual. Cris adalah simbol Portugal, dia akan tercatat dalam sejarah. Merupakan suatu kehormatan besar bekerja dengannya,” lanjutnya.
Pelatih asal Portugal itu juga ingin memastikan kesesuaian rencana Cristiano Ronaldo dengan kebutuhan tim nasional. Ia menyatakan akan mendengarkan keinginan pemain tersebut sebelum menetapkan keputusan pemanggilan.
“Saya perlu berbicara dengannya untuk mencari tahu apa yang ingin dia lakukan. Dia selalu mengatakan kepada saya bahwa dia ingin mengakhiri karirnya di Al Nassr. Jika dia berada dalam posisi untuk dipanggil, saya akan melakukannya,” ujar Jorge Jesus.
Jorge Jesus tidak merasa terbebani oleh usianya yang sudah menginjak 71 tahun. Ia mengaku menjaga kondisi fisik dengan sangat baik sehingga merasa siap menghadapi tantangan berat bersama tim nasional. Bahkan pelatih tersebut membandingkannya dengan performa CR7.
“Saya berumur 71 tahun, tetapi saya merasa seperti 50 tahun karena saya sehat. Ini akan menjadi tantangan yang berat, tetapi saya yakin kita akan menang. Usia tidak penting. Lihat Cris, di bawah kepemimpinan saya, dia biasa menempuh jarak 8 kilometer per pertandingan,” tutupnya.






