
Nismedia.id - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, buka suara menanggapi sorotan tajam dari kepala negara. Hal ini terjadi setelah Timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia sehingga memicu evaluasi mendalam dari pemerintah.
Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat mencari keberadaan pemimpin federasi sepak bola tersebut dalam sebuah acara resmi. Beliau menegaskan pentingnya prestasi olahraga sebagai bagian dari kehormatan bangsa.
Sorotan Presiden Atas Kasus Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia
Kepala negara mengaku resah karena skuad Garuda belum berhasil menembus panggung tertinggi sepak bola internasional. Dikutip nismedia.id dari Bola.com, pemimpin negara meminta agar target besar ini tidak dianggap enteng oleh seluruh pihak terkait.
Beliau secara khusus mempertanyakan komitmen serta dukungan yang diperlukan agar prestasi tim nasional dapat segera meningkat tajam di masa depan.
“Sepak bola itu kehormatan. Ya, siapa yang bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Mana Erick Thohir?” tanya Presiden Prabowo Subianto.
Pentingnya Program Pembinaan Jangka Panjang PSSI
Menanggapi hal tersebut, Thohir menegaskan bahwa membangun kekuatan tim nasional membutuhkan proses berkesinambungan yang tidak instan. Federasi kini fokus mendorong program pemusatan latihan demi menjaga regenerasi para pemain agar skuad Merah Putih mampu berjuang maksimal.
Sang Ketua PSSI juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian tinggi yang ditunjukkan pemerintah terhadap perkembangan olahraga nasional demi mendongkrak national branding di mata dunia.
“Bapak Presiden juga mengerti bagaimana pelatnas untuk penampilan atlet itu tidak bisa sebulan, tapi tahunan, termasuk sepak bola,” ujar Thohir.






