Setelah 72 Tahun, Timnas Swiss Kembali Cetak Gol di Perempat Final Piala Dunia 2026

Setelah 72 Tahun, Timnas Swiss Kembali Cetak Gol di Perempat Final Piala Dunia 2026
Potret Dan Ndoye yang cetak sejarah untuk Swiss (Instagram: @swissnatimen)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss berlangsung sangat sengit. Kedua tim tampil dengan semangat tinggi untuk memperebutkan satu tiket ke semifinal.

Pada awal babak pertama, Argentina tampil lebih dominan dengan penguasaan bola yang rapi dan serangan yang berbahaya. Beberapa kali gawang Swiss terancam, namun kiper Emiliano Martinez mampu menepis ancaman dengan baik.

Tepat di menit ke-10, Argentina berhasil membuka keunggulan lewat serangan balik cepat Mac Allister dari umpan Lionel Messi.Keadaan ini membuat para pemain Swiss tampak sedikit tertekan namun tidak kehilangan fokus permainan mereka.

Sempat tertinggal 0-1 dari juara bertahan Argentina, namun api semangat juang pemain Swiss tidak padam sama sekali. Tim asal Eropa tersebut terus berusaha menyusun serangan demi serangan untuk membongkar pertahanan lawan.

Perjuangan keras yang dilakukan Swiss akhirnya membuahkan hasil manis di menit ke-67. Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi @swissnatimen, Dan Ndoye berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1.

Gol Ndoye ke gawang Argentina pun mengukir tinta manis yang tak terlupakan bagi sepak bola Swiss. Gol ini tidak hanya menyelamatkan muka Swiss dari kekalahan di waktu normal, sekaligus menjadi pemain yang bisa mencetak gol lagi di babak perempat final Piala Dunia setelah 72 tahun.

Kegembiraan para pemain dan suporter Swiss sayangnya tidak berlangsung lama. Hanya selang beberapa waktu setelah gol tersebut tercipta, situasi kembali berubah menjadi sulit bagi tim berkaos merah. Breel Embolo melakukan pelanggaran keras kepada pemain lawan yang dinilai wasit sebagai tindakan yang tidak pantas.

Wasit pertandingan langsung mengeluarkan kartu merah kepada Embolo pada menit ke-72 pertandingan. Hal ini memaksa Swiss harus menyelesaikan sisa waktu pertandingan dengan hanya bermain sepuluh orang.

Argentina pun memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memperbanyak serangan ke arah gawang Swiss. Namun para pemain Swiss tampil sangat disiplin dan rela bertarung habis-habisan di setiap bola. 

Skor akhir mencatat 3-1 untuk kekalahan bagi Swiss setelah gol dari Julian Alvarez pada menit ke-112 dan Lautaro Martinez di menit ke-120+1.Hasil ini membuat langkah Rossocrociati terhenti.

Perjuangan Dan Ndoye dan rekan-rekannya telah mengharumkan nama Swiss di mata dunia. Gol bersejarah itu akan selalu diingat sebagai salah satu momen paling berkesan dalam sejarah partisipasi mereka di Piala Dunia 2026.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *