
Nismedia.id - Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA), Gianni Infantino, serius mempertimbangkan proposal perluasan slot peserta untuk ajang Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Rencana ambisius ini muncul setelah kesuksesan format baru pada edisi sebelumnya.
Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara di seluruh dunia. Penambahan jumlah kontestan dinilai tidak akan menurunkan kualitas kompetisi.
Wacana Penambahan Kontestan Piala Dunia 2030 Demi Pemerataan Benua
Gagasan penambahan peserta ini dinilai masuk akal untuk diterapkan di Spanyol, Portugal, dan Maroko selaku tuan rumah, seperti dikutip nismedia.id dari Al Jazeera. Infantino menegaskan kompetisi sepak bola terbesar ini merupakan milik semua benua.
“Setiap negara harus diizinkan untuk bermimpi berpartisipasi dalam Piala Dunia,” kata Infantino.
Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan insentif bagi negara berkembang, termasuk peluang bagi skuad Merah Putih untuk berjuang maksimal di panggung dunia. Evaluasi mendalam akan segera dilakukan oleh komite terkait.
Pertentangan Dan Dukungan Dari Berbagai Federasi Sepak Bola Dunia
Rencana ekspansi ini mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Confederacion Sudamericana de Futbol (CONMEBOL), Alejandro Dominguez. Dominguez memimpikan turnamen akbar ini dapat diikuti oleh lebih banyak negara.
Namun, penolakan justru datang dari Presiden Union of European Football Associations (UEFA), Aleksander Ceferin. Ceferin menilai langkah tersebut kurang tepat karena akan mengganggu mekanisme babak kualifikasi.
Perbedaan pandangan antar-petinggi sepak bola ini diprediksi membuat pembahasan format baru berjalan alot. Keputusan akhir baru akan diambil setelah melalui kajian matang.






