
Nismedia.id - Pelatih Kepala Tim Nasional Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaan mendalam di tengah berlangsungnya agenda TC di Bali. Juru taktik asal Inggris tersebut menyoroti sikap tidak kooperatif dari sejumlah klub luar negeri.
Penolakan tersebut menghambat rencana besar skuad Garuda untuk meracik kekuatan terbaik secara utuh. Padahal, para pemain diharapkan bisa berjuang maksimal demi mengharumkan nama bangsa di turnamen regional.
Kendala Pemanggilan Pemain Luar Negeri
Herdman merasa tidak puas karena beberapa tim luar negeri enggan melepas penggawa Merah Putih dengan alasan masa pre-season, seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com. Situasi ini dinilai merugikan persiapan taktis yang krusial bagi timnas.
Sesi latihan terpadu yang dibagi dalam dua wave seleksi akhirnya tidak dapat diikuti oleh seluruh pilar bidikan utama. Manajemen terpaksa memaksimalkan potensi pemain dari liga domestik untuk mengisi kekosongan posisi.
“Saya sedikit kecewa karena mereka sebenarnya masih berada dalam masa pramusim,” kata Herdman.
Kegagalan Naturalisasi Luke Vickery Dan Target Skuad Garuda
Salah satu kerugian terbesar adalah absennya calon pemain naturalisasi baru, Luke Vickery, yang dilarang bergabung oleh Macarthur FC. Penyerang muda potensial tersebut dipastikan batal memperkuat tim pada ajang ASEAN Championship 2026.
“Turnamen ini bisa menjadi ajang yang sangat baik untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mengizinkan dia bergabung,” ucap Herdman.
Meskipun diterpa kendala pemanggilan pemain, skuad Garuda tetap berkomitmen penuh mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat di Grup A. Seluruh elemen tim bertekad tampil habis-habisan demi meraih prestasi tertinggi di Asia Tenggara.






