Berniat Selebrasi, Jacy Maranhao Malah Masuk ke Lubang yang Berujung Cedera

Berniat Selebrasi, Jacy Maranhao Malah Masuk ke Lubang yang Berujung Cedera
Potret Jacy Maranhao saat selebrasi (Instagram: @coritiba)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Laga panas antara Coritiba dan Chapecoense dalam lanjutan Serie A Brasil 2026 berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah. Pertandingan yang berlangsung penuh drama ini menyajikan keapesan Jacy Maranhao saat melakukan selebrasi.

Gol pembuka baru hadir saat pertandingan memasuki paruh pertama tepatnya pada menit ke-31. Tiago Coser menjadi pahlawan awal yang mencetak gol andalan membawa Coritiba unggul lebih dulu di atas lapangan. Sorak sorai pendukung tuan rumah pun seketika membahana memenuhi segenap penjuru stadion.

Belum usai euforia gol pertama, tepat sebelum jeda babak pertama terjadi peristiwa yang menyita perhatian segenap penonton. Jacy Maranhao sempat mencetak gol yang seolah menggandakan keunggulan timnya. Namun kebahagiaan itu harus tertahan seketika saat wasit memberi isyarat pengecekan lewat video asisten wasit.

Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi @coritiba, sebelum keputusan akhirnya dibatalkan setelah melalui pemeriksaan VAR. Terjadi insiden menyedihkan saat pemain andalan Coritiba harus terpelosok ke lubang akses ruang ganti tim tamu yang terbuka. 

Jacy Maranhao melompati papan iklan pinggir lapangan dengan niat menyapa langsung para pendukung setia timnya di tribun penonton. Lompatannya meleset dan sang pemain langsung keluar melewati tangga sebelum akhirnya meringis kesakitan.

Pemeriksaan cepat di lokasi kejadian menunjukkan adanya cedera pada pergelangan kaki Jacy akibat benturan keras tersebut. Ia pun terpaksa ditarik keluar dari pertandingan lebih awal dan digantikan rekan setimnya. Keadaan ini menjadi pukulan bagi Coritiba yang kehilangan salah satu pilar pertahanannya.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan sengit dengan kedua tim saling serang demi mencetak angka tambahan. Coritiba yang unggul satu gol terus menekan pertahanan lawan, sementara Chapecoense tampil mencari celah untuk menyamakan kedudukan lewat serangan balik yang cepat.

Baru pada menit ke-82 keunggulan Coritiba kembali terjaga lewat aksi Pedro Rocha Neves. Ia dengan cerdas menyambar umpan manis dari Joaquín Lavega dan mengubahnya menjadi gol kedua bagi timnya. Skor pun berubah menjadi 2-0.

Namun sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga detik-detik akhir pertandingan. Chapecoense tak menyerah begitu saja dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak kedua. Tepat pada menit ke-90 tambahan, Tulio Eduardo Silva de Oliveira berhasil membobol gawang Coritiba dengan tendangan kerasnya.

Gol balasan itu membuat suasana kembali tegang hingga peluit akhir pertandingan akhirnya berkumandang. Skor tetap 2-1 untuk kemenangan Coritiba meski harus melewati detik-detik yang penuh ketegangan dan ketakutan dari para pendukungnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *