
Nismedia.id - Indonesia akhirnya memiliki kembali kompetisi sepak bola putri yang resmi dan terstruktur. PSSI bersama I.League secara resmi mengumumkan lahirnya Indonesia Women’s League sebagai wadah pembinaan sepak bola wanita di tanah air.
Kompetisi ini direncanakan akan bergulir mulai 17 Oktober 2026 hingga Januari 2027. Seluruh pertandingan akan dipusatkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta dengan satu laga pembuka yang sangat menarik untuk disaksikan.
Akan ada enam klub yang bersaing di edisi perdana Indonesia Women’s League. Persita Tangerang akan berhadapan dengan Persija Jakarta dalam pertandingan pertama yang menandai sejarah baru sepak bola putri Tanah Air.
Dikutip Nismedia.id dari laman resmi ligaindonesiabaru.com, klub yang akan bertanding adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Garudayaksa, Dewa United, Persikad, dan Bekasi FC. Keenam tim ini akan bersaing dalam satu grup.
Format kompetisi yang diterapkan adalah sistem triple round-robin. Artinya, setiap tim akan saling berhadapan sebanyak tiga kali sehingga jumlah pertandingan menjadi cukup banyak dan intensitas persaingan tetap terjaga hingga akhir musim.
Dalam aturan yang ditetapkan, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat pemain asing dalam skuadnya. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan sekaligus memberikan kesempatan bagi pemain lokal.
Namun, pengurus kompetisi tetap memberikan perhatian khusus pada pembinaan pemain lokal. Setiap klub peserta wajib memperkuat timnya dengan minimal satu pemain yang merupakan bagian dari skuad Timnas Indonesia.
Setelah fase penyisihan grup berakhir, empat tim yang menempati posisi teratas dalam klasemen akan melaju ke babak semifinal. Sistem gugur akan menentukan dua tim terbaik yang berhak bertanding dalam laga puncak.
Kehadiran Indonesia Women’s League menjadi bukti nyata adanya komitmen dari PSSI dan I.League untuk tidak hanya memajukan sepak bola pria, tetapi juga memberikan ruang yang setara bagi para atlet wanita.
Sepak bola putri Indonesia kini memiliki panggung sendiri untuk bersinar. Semangat baru telah berkumandang, dan kini saatnya para pemain putri menunjukkan kualitas terbaik mereka di Women’s League.






