
Nismedia.id - Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo menegaskan ambisinya untuk meraih prestasi tertinggi pada gelaran Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Tekad besar tersebut disampaikan sang peraih medali emas Olimpiade usai menghadiri acara Tim Indonesia Day di Jakarta. Alasan Veddriq Leonardo targetkan emas di Asian Games 2026 ini demi melengkapi torehan gelar dalam karier profesionalnya.
Kendati sudah mengoleksi gelar juara tertinggi tingkat dunia, atlet asal Pontianak itu mengaku belum puas dan ingin terus mengibarkan bendera Merah Putih. Ia membidik podium tertinggi nomor speed perorangan untuk membawa pulang prestasi terbaik bagi bangsa.
Veddriq Leonardo Incar Emas Asian Games Nomor Perorangan
Perjuangan sang pemanjat tebing didasari keinginan kuat meraih gelar yang belum pernah ia dapatkan di level benua, seperti dikutip nismedia.id dari Kemenpora.go.id. Sebelumnya, prestasi terbaik Veddriq pada nomor perorangan hanyalah raihan medali perunggu saat berlaga di Hangzhou.
“Kalau saya target pribadi ya pasti pengin medali emas di Asian Games, mewakili Indonesia di kategori speed,” ungkap Veddriq.
Berbeda dengan nomor perorangan, pilar utama Timnas Indonesia ini sebenarnya sudah pernah mengecap medali emas dan perak pada nomor speed relay beregu. Namun, motivasi untuk tampil berjuang maksimal di nomor perorangan tetap menjadi prioritas utama sang atlet saat ini.
Persiapan Taktis Menghadapi Persaingan Ketat Asia
Menjelang kejuaraan mendatang, tim pelatih berfokus memantapkan kualitas teknik serta mengulang gerakan agar hasil pemanjatan menjadi lebih rapi dan konsisten. Veddriq dan kawan-kawan juga menjaga kebugaran fisik demi menghindari risiko cedera selama masa pemusatan latihan.
“Kalau kendala saat latihan tidak ada. Mungkin dari proses berlatih kami sedikit lebih menjaga performa, karena ada risiko cedera, apalagi menjelang Asian Games ini, jadi agak riskan,” jelas atlet berusia 29 tahun tersebut.
Persaingan di Aichi-Nagoya diprediksi berlangsung sengit dengan kehadiran atlet tuan rumah Jepang serta perwakilan Tiongkok yang dikenal sangat dominan. Kendati demikian, skuad Merah Putih optimistis mampu mengatasi tekanan persaingan dan menyumbang hasil terbaik bagi tanah air.






