
Nismedia.id - Kabar gembira datang dari markas besar FC Barcelona terkait kondisi pemain muda andalan mereka, Jesse Bisiwu. Pemain tersebut dikabarkan mengalami cedera saat menjalani pertandingan final Piala Catalonania 2025-2026, sehingga sempat memicu kekhawatiran di kalangan penggemar maupun pihak klub.
Insiden itu terjadi ketika Jesse Bisiwu menerima pukulan keras di bagian paha kiri selama jalannya pertandingan. Pemain tersebut sempat merasakan sakit yang cukup hebat dan harus berhati-hati agar cedera tidak bertambah parah di tengah laga yang sedang berlangsung.
Tim medis Barcelona langsung melakukan penanganan awal di lapangan dan memantau perkembangan kondisinya secara ketat sejak pertandingan usai. Pemeriksaan lanjutan pun segera dijadwalkan agar dapat memastikan tingkat keparahan cedera yang dialami pemain muda berbakat ini.
Dikutip Nismedia.id dari Twitter @FCBarcelonaB, pemeriksaan medis yang dilakukan pagi ini telah mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami Jesse Bisiwu hanyalah memar biasa. Hasil pemeriksaan tersebut sekaligus menepis segala kekhawatiran yang sempat muncul terkait kemungkinan cedera serius.
“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Jesse Bisiwu mengalami memar di paha kiri dan tidak ada cedera struktural,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak klub melalui akun media sosial mereka.
Kondisi fisiknya disebut akan membaik dalam waktu singkat dan tidak memerlukan masa istirahat yang panjang dari aktivitas latihan. Pemain tersebut pun tidak akan menjalani perawatan khusus yang membuatnya harus absen dalam jangka waktu lama dari tim utama.
Kepulangannya ke sesi latihan bersama rekan satu timnya sudah dijadwalkan dan diperkirakan akan terjadi sangat segera. Selama masa pemulihan singkat ini, Jesse akan tetap menjalani program pemulihan ringan di bawah pengawasan tim medis klub agar kembali fit secepat mungkin.
Jesse Bisiwu sendiri diketahui merupakan salah satu produk akademi yang mulai menunjukkan perkembangan pesat dan mendapat kepercayaan untuk tampil di pertandingan resmi. Kabar bahwa ia bisa segera kembali berlatih menjadi kabar baik bagi persaingan tempat di dalam tim utama.
Pihak klub juga menegaskan bahwa tidak ada pembatasan aktivitas fisik yang ketat bagi pemain tersebut, hanya perlu berhati-hati hingga rasa sakit akibat memarnya hilang sepenuhnya. Ia akan dipantau setiap hari sebelum diizinkan berlatih penuh bersama rekan-rekannya.






