
Nismedia.id - Penyerang sayap Barcelona, Lamine Yamal, resmi mencatatkan namanya sebagai Pemain Termuda yang mampu menembus koleksi 50 gol sepanjang sejarah klub. Rekor fantastis tersebut diukir usai Yamal memborong dua gol saat memimpin timnya menang 5-2 atas Rayo Vallecano pada jornada ketiga La Liga 2026–2027.
Pemain berusia 19 tahun 49 hari itu mengemas dua gol tersebut di Spotify Camp Nou untuk menggenapkan torehan golnya menjadi 51 gol dari 154 laga resmi. Capaian impresif ini sekaligus melampaui rekor klub sebelumnya yang dipegang oleh megabintang asal Argentina, Lionel Messi.
Pencapaian Lamine Yamal Sebagai Pemain Termuda Barcelona Dalam Sejarah
Yamal tercatat menyentuh angka 50 gol pada usia yang jauh lebih muda ketimbang Messi yang baru meraihnya saat berumur 21 tahun 120 hari. Keberhasilan ini juga menjadikannya sebagai pemain termuda yang mampu mencetak 50 gol di lima liga top Eropa, sebagaimana dikutip nismedia.id dari World Soccer Talk.
Selain produktif mencetak gol, winger belia asal Spanyol tersebut juga menunjukkan kontribusi besar dalam membangun serangan tim lewat torehan 52 assist. Produktivitasnya di atas lapangan terus mengalami lonjakan tajam sejak melakoni debut bersama tim utama pada musim 2022–2023 lalu.
Perkembangan ketajaman Yamal terlihat jelas dari statistik penampilannya dalam beberapa musim kompetisi terakhir bersama tim Catalan. Berikut adalah rincian perjalanan gol Yamal di seluruh ajang resmi:
- 2022/2023: 0 gol dari 1 pertandingan
- 2023/2024: 7 gol dari 50 pertandingan
- 2024/2025: 18 gol dari 55 pertandingan
- 2025/2026: 24 gol dari 45 pertandingan
- 2026/2027: 2 gol dari 3 pertandingan
Target Mengejar Rekor Seratus Gol Lionel Messi
Keberhasilan melewati rekor fantastis ini membuka jalan bagi Yamal untuk membidik tonggak sejarah berikutnya di panggung sepak bola Eropa. Pemain bertalenta emas tersebut kini berpeluang mengejar rekor 100 gol milik Messi yang dicapai pada usia 22 tahun 206 hari.
Messi sebelumnya mengukir rekor 100 gol tersebut dalam 188 penampilan resmi setelah menumbangkan catatan legendaris milik Mariano Martin. Yamal kini memiliki waktu hampir tiga tahun untuk menyamai atau bahkan melampaui pencapaian sang legenda.
Konsistensi performa di lini depan menjadi kunci utama bagi Yamal untuk terus mengukir tinta emas bersama raksasa Catalan. Jajaran pelatih meyakini sang pemain mampu mempertahankan produktivitas golnya serta membawa klub meraih prestasi tertinggi musim ini.






