Persebaya Surabaya Terpaksa Gunakan Jalur Darat Akibat Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Persebaya Surabaya Terpaksa Gunakan Jalur Darat Akibat Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Promo Allegiant

Nismedia.id - Skuad Persebaya Surabaya terpaksa menempuh perjalanan darat dan laut setelah melakoni laga perdana BRI Super League 2026/2027 di Bandar Lampung. Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat penerbangan dari Bandara Radin Inten II dibatalkan demi keselamatan penerbangan.

Aktivitas vulkanik gunung api tersebut menyebarkan abu yang membahayakan ruang udara Lampung hingga Banten. Situasi ini memaksa manajemen Bajul Ijo mengubah rencana kepulangan tim secara mendadak menuju Jawa Timur.

Perubahan Rencana Kepulangan Skuad Persebaya Surabaya

Rombongan tim sebenarnya dijadwalkan terbang ke Surabaya pada Minggu pagi seusai bertanding lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com, manajemen bergerak cepat memilih opsi penyeberangan kapal ke Merak sebelum melanjutkan perjalanan bus.

“Penerbangan kami dari Bandar Lampung harusnya jam 7 pagi tadi. Tapi, semua penerbangan dibatalkan. Jadi, kami harus mengubah rencana,” ungkap Manajer Persebaya Surabaya, Sidik “Alex” Tualeka.

Pilihan transportasi kereta api dari Jakarta sempat dipertimbangkan untuk mempercepat perjalanan. Namun, keterbatasan tiket membuat tim pelatih memutuskan memboyong seluruh pemain berjuang maksimal menggunakan bus sampai ke Surabaya.

Menjaga Kebugaran Pemain Menjelang Laga Berikutnya

Perjalanan panjang lintas provinsi ini tentu menguras kondisi fisik seluruh anggota tim. Manajemen berupaya menjaga kenyamanan rombongan agar stamina para pemain tidak merosot drastis akibat kelelahan.

“Memang perjalanan panjang akan menguras kondisi pemain. Pelatih juga pertimbangan untuk mengatur kebugaran pemain. Tapi, kami nikmati saja perjalanan ini,” tutur Alex.

Tim asal Jawa Timur ini diuntungkan waktu recovery yang cukup sebelum laga selanjutnya. Skuad Bajul Ijo dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan kedua.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *