
Nismedia.id - Manajemen Persib Bandung akhirnya angkat bicara setelah kualitas lapangan Stadion GBLA menuai gelombang kritik tajam saat laga perdana Super League 2026/2027 melawan PSM Makassar, Minggu (6/9/2026). Masalah surfaces rumput yang tidak merata serta tanah yang masih terlihat jelas memicu kekecewaan mendalam dari para suporter dan tim tamu.
Pertandingan yang dihadiri puluhan ribu penonton tersebut mengekspos kondisi arena pertandingan yang dinilai belum siap dipakai untuk kompetisi resmi. Pihak klub menegaskan bahwa situasi ini terjadi di luar rencana awal akibat penyesuaian jadwal penggunaan fasilitas olahraga dari otoritas terkait.
Penyebab Buruknya Lapangan Stadion GBLA
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa skuad Pangeran Biru sedianya dijadwalkan berlaga di Stadion Si Jalak Harupat. Namun, perubahan keputusan dari Induk Organisasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memaksa laga dipindahkan karena venue sebelumnya akan disiapkan untuk agenda persiapannya.
“Sebenarnya kita itu harusnya masih main di Jalak kemarin. Cuma tiba-tiba sama PSSI gak boleh kan karena mau dipakai buat persiapan FIFA ASEAN. Jadi ya mau gak mau, gak ada opsi, emang harus main di sini,” ujar Adhitia, dikutip nismedia.id dari BolaSkor.com.
Adhitia mengungkapkan bahwa pengerjaan pembenahan rumput sebenarnya membutuhkan durasi pemulihan hingga sembilan bulan secara menyeluruh. Cuaca kemarau panjang tanpa curah hujan selama tiga bulan terakhir di wilayah Bandung juga memperlambat proses tumbuhnya vegetasi rumput secara alami.
Target Penyelesaian Dan Imbauan Bagi Suporter
Pihak pengelola bersama tim vendor profesional terus berupaya mempercepat proses perawatan agar permukaan lapangan kembali berada dalam tingkat ideal. Manajemen optimistis bahwa kualitas rumput akan jauh lebih baik dan ready digunakan sepenuhnya pada Oktober mendatang.
“Tapi ya gimana kan waktunya enggak cukup. Istilahnya kayak hamil 9 bulan, tapi kita lahirin 7 bulan kan prematur,” terang Adhitia.
Manajemen berharap para pendukung setia dapat memahami kendala teknis ini sembari memberikan dukungan penuh agar para pemain tetap berjuang maksimal di lapangan. Persib berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi memastikan kenyamanan serta standar keselamatan bertanding bagi seluruh kontestan.






