
Nismedia.id - Tim bulutangkis Indonesia resmi menyiapkan langkah strategis jelang Asian Games 2026. Para atlet tidak langsung menuju lokasi pertandingan, melainkan mengadakan pemusatan latihan terlebih dahulu di Tokyo, Jepang agar kesiapan fisik dan mental para pemain mencapai puncak terbaik.
Keberangkatan rombongan dijadwalkan pada Sabtu, 12 September 2026. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian menjelaskan bahwa langkah ini bukan tanpa alasan yang kuat. Persiapan ini dilakukan atas rekomendasi serta dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @badminton.ina, keberangkatan lebih awal ini memberikan waktu yang cukup bagi para atlet untuk beradaptasi dengan perbedaan waktu, iklim, serta lingkungan di Jepang sebelum bertanding.
Selain pemain inti, tim juga membawa sejumlah pemain pendamping dan jajaran asisten pelatih utama. Kehadiran mereka bertujuan agar setiap sesi latihan berjalan efektif dan meniru situasi pertandingan sesungguhnya. Setiap sektor nomor mendapatkan perhatian yang seimbang dalam program latihan yang telah disusun.
Setelah masa pemusatan latihan di Tokyo selesai, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Aichi-Nagoya pada 17 September. Dua hari berikutnya, tepatnya tanggal 18 dan 19 September, dijadwalkan untuk pengecekan lapangan serta latihan terakhir di lokasi resmi pertandingan.
Babak beregu akan menjadi ajang pembuktian pertama, berlangsung pada 20 hingga 24 September 2026. Ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk memperebutkan medali sekaligus membangun momentum sebelum masuk ke nomor perorangan. Semangat juang para pemain dikabarkan sudah membara.
Kompetisi perorangan akan digelar pada 25 hingga 29 September, menyusul setelah pertandingan beregu selesai. Para pemain andalan siap tampil maksimal membawa nama bangsa di setiap kesempatan. Setiap poin yang diraih akan menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Manajemen tim berharap persiapan matang ini membawa hasil yang manis di pesta olahraga terbesar se-Asia. Dukungan dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, menjadi dorongan tersendiri bagi para atlet. Target medali emas bukan sekadar impian, melainkan tujuan yang diperjuangkan dengan kerja nyata.
Perjalanan panjang menuju kejayaan dimulai dari langkah kecil namun pasti, yakni berangkat lebih awal dan berlatih sekuat tenaga di negeri orang. Semoga perjuangan tim bulutangkis Indonesia berbuah keberhasilan yang membanggakan. Selamat berjuang, Garuda!






