
Nismedia.id - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengaku kesulitan di Misano saat menjalani sesi latihan hari pertama MotoGP San Marino 2026 pada Jumat (11/9/2026). Meskipun menempati posisi kedua pada sesi practice, sang pembalap merasa belum menemukan kenyamanan penuh di atas lintasan.
Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut hanya terpaut selisih 0,103 detik di belakang pembalap tercepat, Marco Bezzecchi. Hasil ini sudah cukup untuk mengamankan tiket lolos langsung ke sesi kualifikasi kedua atau Q2.
Penyebab Marc Marquez Mengaku Kesulitan di Misano
Pembalap asal Spanyol tersebut menuturkan bahwa situasi yang dihadapinya saat ini sangat berbeda dibanding saat meraih kemenangan ganda di seri Aragon. Dikutip nismedia.id dari detikSport, sang juara dunia delapan kali tersebut merasa masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan pada setelan motornya.
“Memang benar pada akhirnya saya finis di posisi kedua, tapi situasinya tak seperti di Aragon, saat saya selalu berada di tiga besar sepanjang sesi latihan,” ujar Marquez.
Ia menegaskan bahwa tim mekanik harus bekerja keras untuk menemukan formula yang lebih tepat jelang sesi penentuan. Menurutnya, sedikit saja kesalahan pada sesi kualifikasi dapat berdampak fatal terhadap posisi awal balapan.
Tantangan Sengit Persaingan di Sirkuit Misano
Marquez menilai bahwa karakter Sirkuit Misano membuat kekuatan antartim menjadi sangat seimbang di semua sektor lintasan. Kondisi tersebut memaksa setiap pembalap untuk tampil sempurna demi mengamankan posisi garis depan.
“Sebab, jika melakukan sedikit saja kesalahan, Anda bisa saja harus memulai balapan dari baris kedua atau bahkan ketiga, dan inilah masalah terbesar di MotoGP saat ini,” kata Marquez.
Pembalap bernomor 93 ini menyoroti bagaimana keunggulan Aprilia pada tikungan cepat serta keunggulan Ducati pada area stop-and-go. Keseimbangan ini memprediksi persaingan sengit pada sesi kualifikasi dan balapan utama mendatang.






