
Nismedia.id - Tim menembak Indonesia mencatat sejarah membanggakan di Asian Games 2026 setelah tampil luar biasa di nomor 10 meter pistol udara beregu putra. Dalam pertandingan final yang berlangsung sangat ketat, Indonesia bahkan menyamai total poin yang diraih oleh tim kuat China.
Perjuangan ini menunjukkan peningkatan kualitas atlet menembak Indonesia yang kini mampu bersaing setara dengan kekuatan besar Asia. Ketiga atlet yang bertanding tampil tenang dan konsisten sejak awal perlombaan, memberikan tekanan besar kepada lawan hingga tembakan terakhir.
Pertandingan berlangsung di Aichi Prefectural General Shooting Gallery, Jepang pada Kamis, 24 September. Suasana di arena sangat tegang karena kedua tim saling kejar poin dari awal hingga akhir pertandingan. Penonton yang hadir dapat menyaksikan langsung ketegangan yang terjadi di antara para penembak yang menjaga fokus mereka sepanjang waktu.
Dikutip Nismedia.id dari laman resmi asiangames2026.org, tim Indonesia mencatatkan skor akhir 1743 dengan 57 kali tembakan sempurna, sementara China mencatatkan skor yang sama persis 1743 namun dengan 70 kali tembakan sempurna. Aturan kompetisi menetapkan bahwa jika poin sama, maka jumlah tembakan dengan nilai tertinggi menjadi penentu pemenang.
Ketiga atlet Indonesia yang tampil adalah Muhammad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana. Mereka tampil sangat kompak dan saling menguatkan satu sama lain di sela-sela sesi menembak. Dukungan dari pelatih dan staf pendamping juga terlihat jelas di pinggir lapangan, memberikan semangat tanpa henti kepada para atlet.
Dengan hasil ini, Indonesia kini telah mengumpulkan dua medali perak dan lima belas medali perunggu sepanjang perhelatan Asian Games 2026. Medali perak kali ini menjadi bukti konsistensi atlet Indonesia dalam meraih prestasi di tingkat Asia. Cabang menembak kini menjadi salah satu andalan yang diharapkan terus menyumbang medali-medali berharga bagi Indonesia.
Rakyat Indonesia menyambut hangat pencapaian ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada ketiga atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa. Dukungan ini menjadi energi positif bagi seluruh kontingen Indonesia yang masih akan berlaga di cabang-cabang olahraga lainnya hingga penutupan Asian Games nanti.
Perjuangan di Aichi-Nagoya masih berlanjut. Para atlet Indonesia yang belum bertanding berharap dapat menularkan semangat ini untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi negara. Setiap medali, baik emas, perak, maupun perunggu, memiliki arti yang sama pentingnya bagi kebanggaan bangsa Indonesia.






