
Nismedia.id - Kanada berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Cili dalam laga persahabatan internasional yang digelar di BMO Field, Toronto, pada Minggu WIB. Satu-satunya gol kemenangan tuan rumah tercipta melalui Jonathan David sementara dua pemain tamu diusir karena kartu merah.
Pertemuan kelima sepanjang sejarah kedua negara tersebut menjadi bentrokan ketiga yang diselenggarakan di markas Kanada pasca gelaran Piala Dunia 2026. Laga berjalan cepat sejak peluit pertama dibunyikan, Kanada langsung menunjukkan niat mereka untuk menguasai pertandingan.
Tekanan yang diberikan tuan rumah membuahkan hasil tak lama kemudian, tepatnya pada menit ke-12 seperti dikutip Nismedia.id dari Instagram @canmnt. Cyle Larin melepaskan tembakan yang ditepis kiper Chili, namun bola muntah jatuh tepat di depan Jonathan David yang dengan tenang mendorong bola ke gawang kosong.
Chili berusaha membalas, namun permainan mereka terhenti oleh disiplin pertahanan Kanada. Situasi menjadi semakin sulit bagi tim tamu ketika suasana di lapangan memanas pada menit-menit menjelang akhir babak pertama. Beberapa kali terjadi adu argumen antar pemain yang membuat wasit harus turun tangan untuk menenangkan situasi.
Gabriel Suazo menerima kartu kuning pada menit ke-29 akibat terlibat adu argumen dengan pemain lawan. Hanya enam menit berselang, pada menit ke-35, Luis Cepeda diusir wasit setelah melakukan tindakan kekerasan yang terlihat jelas di depan pengawas pertandingan. Chili pun harus menyelesaikan sisa pertandingan dengan sepuluh pemain.
Memasuki babak kedua, beban Chili semakin berat. Mereka harus bertahan sekaligus mencoba mencari gol penyeimbang dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Namun, nasib Cili belum membaik karena pada menit ke-50, Gabriel Suazo menerima kartu merah kedua akibat pelanggaran yang dilakukan terhadap lawan. Cili pun kini tinggal dengan sembilan pemain di lapangan hijau.
Kanada yang unggul jumlah pemain mengambil alih kendali pertandingan sepenuhnya. Mereka memperbanyak serangan untuk menambah keunggulan, namun kiper Chili tampil luar biasa dan melakukan beberapa penyelamatan penting. Beberapa kali bola hampir masuk ke gawang Chili, namun barisan pertahanan tamu berjuang mati-matian untuk menahan gempuran lawan.
Meski bermain dengan dua pemain lebih sedikit, Chili tidak mau menyerah begitu saja. Mereka sesekali melancarkan serangan balik yang cepat dan berbahaya, namun penyelesaian akhir kurang tepat sasaran. Semangat bertanding yang ditunjukkan para pemain tim tamu patut diapresiasi meskipun hasil akhir tidak berpihak kepada mereka.
Pelatih Kanada, Jesse Marsch tampak puas dengan performa timnya, namun ia juga menegaskan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi di setiap pertandingan, terutama menjelang kualifikasi Piala Dunia yang akan datang.
Sepanjang laga, Kanada mencatat dominasi dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan ke arah gawang lawan. Namun, mereka hanya mampu mencetak satu gol, yang menunjukkan bahwa efektivitas di depan gawang masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, Cili menunjukkan mentalitas juara meski kalah, dengan terus berjuang hingga peluit akhir dibunyikan.
Hasil akhir tetap 1-0 untuk keunggulan Kanada hingga pertandingan berakhir. Jonathan David dinobatkan sebagai pemain terbaik laga ini berkat gol tunggalnya yang menentukan kemenangan bagi negaranya. Ia juga tampil sebagai kapten tim pada laga tersebut, sebuah tanggung jawab yang ia emban dengan baik.






