Era Baru Dimulai, Argentina Gempur Bolivia 4-0 Tanpa Lionel Messi

Era Baru Dimulai, Argentina Gempur Bolivia 4-0 Tanpa Lionel Messi
Potret kemenangan perdana Timnas Argentina tanpa Lionel Messi (Instagram: @afaseleccion)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Timnas Argentina tampil sangat dominan dan menaklukkan Bolivia dengan skor telak 4-0 dalam laga persahabatan internasional yang digelar di Stadion Mario Alberto Kempes, Córdoba pada Rabu, 30 September 2026 pagi WIB. Kemenangan ini menjadi penampilan perdana Argentina pasca-pensiunnya Lionel Messi dari tim nasional.

Argentina langsung menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Pada menit ke-19, usaha mereka membuahkan hasil melalui Lautaro Martínez yang menyambar umpan dari Alexis Mac Allister. Striker itu melepaskan tembakan mendatar yang meluncur halus ke sudut gawang Bolivia, membuka keunggulan 1-0 bagi tuan rumah.

Sepuluh menit kemudian, Argentina kembali menggandakan keunggulan. Exequiel Palacios melepaskan umpan terobosan yang sangat indah kepada Nico Paz, yang dengan tenang mencungkil bola melewati kiper Bolivia. Gol ini membuat kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum, dan Argentina tampil semakin percaya diri di atas lapangan.

Dikutip Nismedia.id dari Instagram @afaseleccion, babak kedua berjalan dengan tempo yang sama dominannya dari pihak Argentina. Pada menit ke-50, Miguelito dari Bolivia menerima kartu kuning karena dinilai melakukan simulasi di dalam kotak penalti. Wasit tidak segan-segan memberikan peringatan tegas kepada pemain lawan tersebut.

Empat menit setelahnya, Cristian Romero menambah pundi-pundi gol Argentina menjadi 3-0. Ia menyambut umpan silang dari Nico Paz dengan tandukan keras yang tak terjangkau kiper Bolivia. Penampilan Nico Paz dalam laga ini sangat menonjol karena ia berhasil mencatatkan satu gol dan dua umpan kunci yang berbuah gol.

Bolivia berusaha memperbaiki pola permainan mereka di paruh kedua, namun pertahanan Argentina yang dipimpin oleh Cristian Romero tampil sangat kokoh. Setiap kali Bolivia mencoba membangun serangan, barisan pertahanan Argentina dengan tenang memotong aliran bola. Kiper Argentina hampir tidak mendapatkan kesulitan berarti sepanjang pertandingan berlangsung.

Memasuki menit-menit akhir, Argentina masih tidak berhenti menyerang. Usaha mereka kembali membuahkan hasil pada menit ke-86 melalui José Manuel López yang mencetak gol perdananya untuk tim nasional Argentina . Pemain yang memperkuat klub Arsenal itu menyambar bola muntah di depan gawang untuk memastikan kemenangan 4-0 bagi negaranya.

Pelatih Lionel Scaloni memberikan kesempatan kepada banyak pemain muda untuk tampil di laga ini, dan keputusannya terbukti sangat tepat. Nico Paz, yang berusia 21 tahun, tampil sebagai pemain terbaik di lapangan dengan peran ganda sebagai pencetak gol sekaligus pengatur serangan. Ia menunjukkan bahwa masa depan lini tengah Argentina berada di tangan yang tepat.

Kemenangan besar ini menjadi tanda awal yang sangat positif bagi Argentina di era pasca-Messi. Banyak pengamat sepak bola menilai bahwa kedalaman skuad Argentina kini semakin terlihat dengan hadirnya pemain-pemain muda berbakat yang siap mengambil alih peran penting di tim nasional.

Laga persahabatan ini juga menjadi sarana evaluasi yang baik bagi pelatih Lionel Scaloni menjelang kualifikasi Piala Dunia berikutnya. Dengan pola permainan yang semakin padu dan tajam, Argentina tampil siap menghadapi tantangan-tantangan besar di masa depan. Fokus kini tertuju pada pertandingan persahabatan berikutnya melawan Burkina Faso yang akan digelar di Stadion Monumental .

Sementara itu, Bolivia harus memperbaiki banyak hal setelah mengalami kekalahan telak ini. Pertahanan mereka terlihat rapi di awal namun kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial, yang dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Argentina. Pelatih Bolivia perlu segera menemukan formula terbaik agar timnya lebih kompetitif di laga-laga mendatang.

Secara keseluruhan, Argentina menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi salah satu kekuatan terbesar di sepak bola dunia. Kemenangan 4-0 atas Bolivia bukan sekadar angka di papan skor, melainkan bukti bahwa proses regenerasi yang berjalan di timnas Argentina berjalan dengan sangat baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *