
Nismedia.id - Atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mempersembahkan medali emas keempat bagi kontingen Merah Putih pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kepastian tersebut didapat usai sang atlet mencatatkan waktu tercepat 6,062 detik pada nomor speed putri.
Raihan gemilang ini sekaligus memastikan target utama kontingen Indonesia berupa empat medali emas pada pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut resmi terpenuhi. Keberhasilan ini makin menegaskan dominasi atlet tanah air dalam bersaing di panggung internasional.
Apresiasi Menpora Dan Rekor Asia Desak Made Rita
Pencapaian atlet asal Bali ini terasa kian istimewa karena catatan waktunya berhasil memecahkan rekor Asian Games sekaligus rekor Asia. Seperti dikutip nismedia.id dari kemenpora.go.id, torehan tersebut memperbaiki rekor sebelumnya atas namanya sendiri yaitu 6,07 detik yang dicetak pada Kejuaraan Asia di China.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan yang diraih oleh sang atlet di lintasan panjat tebing. Pihaknya mengapresiasi tinggi konsistensi performa para atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa.
“Alhamdulillah, Indonesia kembali meraih emas. Ini menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games kali ini, sekaligus memenuhi target empat emas yang kita tetapkan,” ujar Erick.
Pihaknya menilai bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras serta pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia. Sinergi antara pelatih, official, dan pemerintah dinilai menjadi kunci utama terciptanya prestasi bergengsi tersebut.
Perjuangan Kontingen Indonesia Masih Berlanjut
Kendati target empat medali emas telah tercapai, pemerintah menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan olahraga tanah air di Jepang belum berakhir. Masih terdapat sejumlah cabang olahraga andalan yang berpotensi menambah pundi-pundi medali bagi kontingen nasional.
Pihak kementerian memastikan akan terus memberikan pengawalan serta dukungan penuh kepada seluruh atlet yang masih bertanding hingga hari terakhir kompetisi. Semangat juang tinggi diharapkan terus terjaga demi mengibarkan bendera nasional di podium tertinggi.
“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai, masih ada peluang untuk menambah emas,” tutur Erick memungkas.






