
Nismedia.id - Penyerang legendaris Argentina, Lionel Messi, resmi bergabung dengan pemusatan latihan tim nasional di Ezeiza jelang Laga Perpisahan kontra Benin pada Selasa mendatang. Laga persahabatan monumental tersebut bakal digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires, di hadapan sekitar 85 ribu suporter.
Pertandingan seremonial ini menjadi panggung terakhir bagi pemenang delapan trofi Ballon d’Or tersebut untuk mengenakan jersei kebanggaan negaranya. Momen emosional ini sekaligus menandai akhir dari perjalanan karier internasional sang kapten yang telah membela tim nasional selama 21 tahun.
Momen Laga Perpisahan Lionel Messi Di Estadio Monumental
Penyerang berusia 39 tahun tersebut tiba di Ezeiza pada Minggu waktu setempat untuk menjalani sesi latihan perdana bersama jajaran pemain asuhan Pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Setelah menyelesaikan porsi latihan taktis di lapangan, seluruh anggota tim menutup kegiatan dengan menyantap hidangan asado tradisional bersama, sebagaimana dikutip nismedia.id dari Goal.
Penghormatan khusus ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kontribusi luar biasa sang pemain yang telah mencatatkan rekor 125 gol dari 207 caps. Selama membela panji negaranya, ia sukses mempersembahkan gelar Piala Dunia, dua trofi Copa America, hingga gelar Finalissima.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, menjelaskan bahwa laga perpisahan ini memang sengaja dirancang khusus di markas River Plate untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada sang kapten.
“Kami membuat keputusan untuk mengundang pemain terbaik di dunia, simbol tim nasional kami, kapten kami, Lionel Andres Messi, agar dia bisa mendapatkan perpisahan yang benar-benar layak diterimanya pada 6 Oktober di sini, di Argentina,” kata Tapia.
Komposisi Skuad Argentina Pada Pertandingan Terakhir
Sejumlah pilar penting tim nasional seperti Giovani Lo Celso, Rodrigo De Paul, hingga Nicolas Otamendi dipastikan siap mendampingi sang kapten di atas lapangan hijau. Sementara itu, Leandro Paredes juga hadir memberikan dukungan langsung dari tribun penonton meski sedang menjalani sanksi larangan bertanding dari FIFA.
Sayangnya, pesta perpisahan ini dipastikan tanpa kehadiran dua pilar yang turut membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, yakni Paulo Dybala dan Nahuel Molina. Kedua pemain tersebut terpaksa absen lantaran tidak mendapatkan izin terbang dari klub mereka, AS Roma.
Meskipun tidak diperkuat skuad yang sepenuhnya utuh, atmosfer pertandingan penghormatan ini diprediksi tetap berlangsung meriah dan penuh emosi. Momen bersejarah di Estadio Monumental ini menjadi penutup sempurna bagi perjalanan karier gemilang sang legenda sepak bola dunia.






