
Nismedia.id - Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi pengalaman berharga sebagai modal menghadapi persaingan yang lebih sengit pada panggung Piala Asia 2027 mendatang. Skuad Garuda terbukti menunjukkan daya juang tinggi usai bermain imbang 2-2 dan akhirnya menang 4-2 lewat adu penalti atas Thailand pada partai final.
Pencapaian manis tersebut dinilai menjadi ajang simulasi yang tepat bagi pasukan asuhan pelatih John Herdman sebelum bertarung melawan tim-tim kuat Asia. Pengalaman mengarungi laga bertekanan tinggi menjadi kunci utama untuk membentuk ketahanan mental para pemain.
Mental Juara Dan Kesiapan Timnas Indonesia
Pemerhati Sepak Bola, Lucas Aditya, menilai bahwa karakter tangguh yang diperlihatkan skuad Merah Putih sangat berguna sebagai ajang try out menuju kompetisi yang lebih tinggi. Pertandingan sengit melawan tim kuat Asia Tenggara memberikan gambaran nyata mengenai besarnya tantangan yang akan dihadapi nanti, sebagaimana dikutip nismedia.id dari RRI.
“Ini akan menjadi ujian bagus buat Indonesia karena besok di Piala Asia pastinya lawannya jauh lebih kuat. Istilahnya kalau anak sekolah try out, ini akan benar-benar berguna bagi Timnas Indonesia,” kata Lucas.
Ia menambahkan bahwa mentalitas juara yang telah terbentuk harus terus dijaga agar para pemain makin terbiasa memenangi laga-laga krusial. Perjuangan pantang menyerah tersebut diharapkan dapat kembali ditunjukkan saat Indonesia berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Jepang, Qatar, dan Thailand di level benua.
Pengalaman Eropa Dan Target Tinggi Skuad Garuda
Kehadiran sejumlah pilar yang merumput di kompetisi Eropa memberikan dampak positif yang sangat signifikan dalam membangun kepercayaan diri tim. Pengalaman berharga yang dimiliki para pemain abroad tersebut terbukti ampuh menularkan semangat juang tinggi kepada seluruh anggota tim lainnya.
“Jadi semangat dan mental untuk menjadi juara itu bisa ditularkan ke semua teman setim. Kita sudah mempunyai mental juara dan yang paling penting adalah pemain-pemain kita harus ketagihan mengangkat trofi,” ujar Lucas.
Keberhasilan mengakhiri puasa gelar selama 35 tahun di kawasan regional menjadi pijakan awal yang sangat manis bagi perjalanan tim. Setelah sempat menembus babak 16 besar pada edisi sebelumnya, kini seluruh elemen tim bertekad membawa Indonesia melangkah lebih jauh dan mencatatkan sejarah baru di Asia.
Sumber: Radio Republik Indonesia






