Dirtek Como Yakin Nico Paz Layak Warisi Kostum Nomor 10 Lionel Messi di Timnas Argentina

Dirtek Como Yakin Nico Paz Layak Warisi Kostum Nomor 10 Lionel Messi di Timnas Argentina
Promo Allegiant

Nismedia.id - Gelandang serang Como, Nico Paz, kini menjadi kandidat terkuat untuk mewarisi seragam nomor 10 di Timnas Argentina setelah pensiunnya kapten legendaris, Lionel Messi. Langkah besar ini mengemuka seiring penampilan mengesankan sang pemain muda bersama klub maupun saat membela La Albiceleste. Keputusan Messi untuk menyudahi karier internasionalnya memicu pencarian sosok baru yang mampu mengisi peran vital di lini serang tim nasional.

Dukungan penuh terhadap gelandang berusia 22 tahun tersebut datang langsung dari Direktur Teknik Como, Carlalberto Ludi. Pihak klub meyakini bahwa Paz memiliki kualitas teknik sekaligus mentalitas yang cukup kuat untuk mengemban beban sejarah nomor peninggalan Messi. Publik sepak bola dunia kini menanti langkah Pelatih Kepala Timnas Argentina, Lionel Scaloni, dalam menentukan pemilik resmi kostum keramat tersebut.

Keunggulan Nico Paz Dibandingkan Kandidat Suksesor Lainnya

Proses estafet kepemimpinan di sektor penyerangan Argentina memunculkan dua nama muda potensial. Selain Paz, nama pemain muda Argentina, Franco Mastantuono, turut masuk dalam daftar kandidat pengganti Messi. Namun, Paz dinilai selangkah lebih maju karena memiliki menit bermain serta kontribusi nyata yang lebih matang di tim utama.

Hingga saat ini, Paz telah membukukan 14 caps dan empat gol untuk tim nasional senior. Catatan tersebut mengungguli Mastantuono yang baru membukukan satu gol dalam tujuh penampilan bersama timnas. Pengalaman Paz tampil di ajang besar seperti Piala Dunia 2026 juga menjadi nilai tambah yang membedakan dirinya dari pesaing lain.

Momen krusial terjadi pada laga perpisahan Messi saat Argentina menang 3-0 atas Benin pada 6 Oktober lalu. Paz yang masuk sebagai pemain pengganti selama 31 menit berhasil mencetak gol memanfaatkan assist dari Messi. Momen emosional tersebut dianggap banyak pihak sebagai simbol penyerahan tongkat estafet di lapangan hijau.

Dukungan Penuh Dari Dirtek Como Carlalberto Ludi

Melihat potensi besar anak asuhnya, Ludi menegaskan optimismenya terhadap masa depan Paz bersama La Albiceleste. Petinggi klub Como tersebut menilai bahwa mantan pemain binaan akademi tersebut sangat pantas memakai kostum nomor 10. Menurutnya, kapasitas teknis dan kepribadian sang pemain sudah teruji selama tiga musim terakhir.

Ludi menyampaikan pandangannya mengenai kepatutan Paz untuk mengemban tugas berat peninggalan sang legenda. “Jika seragam nomor 10 berarti begitu penting dan harus ditempatkan di pundak orang yang benar-benar layak sekaligus pemain yang sangat kuat, saya pikir Nico memiliki apa yang dibutuhkan untuk melakukan itu,” ujar Ludi saat memberikan keterangan.

Ia juga memberikan pujian atas kepribadian serta sikap profesionalisme yang ditunjukkan oleh gelandang muda tersebut. “Saya mungkin terlalu bias, tetapi saya bisa bersaksi bahwa Nico adalah pemain yang sangat hebat. Namun lebih dari itu, di atas segalanya, dia pribadi yang luar biasa,” tutur Ludi menambahkan.

Statistik Mengagumkan Nico Paz Di Level Klub

Keberhasilan Paz menarik perhatian publik internasional tidak lepas dari performa konsistennya di level klub. Sejak musim 2024-2025, ia menjadi pilar utama Como dengan mencatatkan total 81 penampilan dan 6.496 menit bermain. Kontribusi tersebut membuktikan kematangannya dalam bersaing di kompetisi tingkat tinggi Eropa.

Selama kurun waktu tiga tahun tersebut, Paz berhasil membukukan 20 gol dan 20 assists untuk Como. Statistik ini menunjukkan bahwa sang pemain memiliki keterlibatan gol rata-rata satu kali setiap dua pertandingan atau per 81 menit penampilan. Produktivitas tinggi ini menjadi alasan kuat mengapa ia layak menggantikan posisi Messi di tim nasional.

Paz sendiri merasa bangga sempat berbuat banyak serta berbagi lapangan dengan sang idola sebelum pensiun. “Kemarin pemain terbaik sepanjang sejarah meninggalkan tim nasional, pemain yang membuat kita bermimpi dan menghibur selama bertahun-tahun. Ini sebuah privilese untuk bisa menjadi bagian dari seporsi kecil karier Anda dan untuk mengalami momen yang sangat spesial di sisi Anda,” ungkap Paz.

Sumber: BolaSport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *