
Nismedia.id - Arsenal sukses meraih kemenangan meyakinkan 3-0 saat menjamu Lille pada matchday kedua Liga Champions 2026-2027 di Stadion Emirates, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini terasa sangat istimewa bagi publik sepak bola Indonesia lantaran momen Calvin Verdonk debut di Liga Champions resmi terwujud. Kemenangan skuad Meriam London dipastikan lewat tiga gol cepat yang tercipta pada babak kedua.
Jurrien Timber memecah kebuntuan Arsenal sebelum disusul gol Eberechi Eze dan Bukayo Saka hanya dalam rentang waktu sepuluh menit. Tambahan tiga poin ini melesatkan Arsenal ke posisi keempat klasemen sementara dengan raihan enam poin penuh. Sementara itu, kekalahan kedua ini membuat Lille tertahan di peringkat ke-32.
Jalannya Babak Pertama: Arsenal Sempat Buntu Menembus Pertahanan Lille
Arsenal mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan meski lima menit pertama berjalan cukup relatif berimbang. Peluang pertama tuan rumah lahir dari aksi Noni Madueke yang mencoba memberikan umpan silang berbahaya ke area penalti lawan. Namun, kiper Lille, Berke Ozer, tampil sigap untuk memotong alur bola sebelum menyenggol barisan penyerang lawan.
Gempuran Meriam London berlanjut pada menit ke-20 melalui skema kerja sama cepat di lini tengah. Jurrien Timber menyodorkan umpan matang kepada Bruno Guimaraes yang berdiri cukup bebas. Sayangnya, sepakan terukur pemain berkebangsaan Brasil tersebut masih menyamping tipis di sisi gawang Lille.
Lille sempat mengejutkan publik Stadion Emirates pada menit ke-24 lewat skema serangan balik cepat. Ayase Ueda berhasil melesakkan bola ke dalam jaring gawang David Raya setelah memanfaatkan celah kelenggangan lini belakang. Akan tetapi, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah peninjauan VAR menyatakan penyerang asal Jepang itu sudah berada dalam posisi offside.
Menjelang turun minum, Arsenal terus meningkatkan intensitas tekanan untuk memecah kebuntuan. Mikel Merino melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti pada menit ke-48 yang sayangnya masih melambung di atas mistar. Berke Ozer kembali menjadi pahlawan bagi tim tamu dengan menepis sepakan Myles Lewis-Skelly serta memblok bola muntah dari tembakan Viktor Gyokeres, sehingga skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Jalannya Babak Kedua: Pesta Gol Meriam London dan Calvin Verdonk Debut di Liga Champions
Memasuki paruh kedua, skuad asuhan Mikel Arteta langsung menaikkan tempo permainan untuk membongkar barisan pertahanan lawan. Meski sempat kesulitan menciptakan peluang emas dalam 15 menit awal babak kedua, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-64. Jurrien Timber sukses mencatatkan namanya di papan skor usai mengonversi assist manis dari Noni Madueke.
Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Arsenal makin meningkat drastis. Hanya berselang tiga menit, Eberechi Eze menggandakan keunggulan tuan rumah memanfaatkan umpan terukur dari Bukayo Saka. Sepakan kaki kanan terarah Eze tak mampu dijangkau Berke Ozer yang harus memungut bola untuk kedua kalinya.
Arsenal makin menjauh pada menit ke-71 melalui aksi individu Bukayo Saka yang memanfaatkan sodoran bola dari Kai Havertz. Tembakan terukurnya mengoyak jala gawang lawan sekaligus mengubah skor menjadi 3-0. Tuan rumah tampil sangat dominan dan tidak memberikan ruang bagi Lille untuk mengembangkan permainan.
Sejarah besar bagi sepak bola nasional tercipta pada menit ke-78 ketika bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, resmi diturunkan oleh pelatih Davide Ancelotti. Pemain bertahan Merah Putih tersebut masuk menggantikan Romain Perraud di sektor kiri pertahanan Lille. Masuknya Verdonk memastikan dirinya sebagai WNI pertama yang mencatatkan penampilan pada panggung tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Kehadiran Verdonk di lapangan memberikan ketenangan tersendiri bagi lini belakang tim tamu di sisa waktu pertandingan. Walau Lille gagal mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang dibunyikan, Verdonk telah berjuang maksimal menjaga wilayahnya. Laga berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk Arsenal atas Lille.
Susunan Pemain Arsenal vs Lille
Arsenal (4-3-3): David Raya; Myles Lewis-Skelly, Gabriel Magalhaes, Ezri Konsa, Jurrien Timber (White 78′); Bruno Guimaraes, Declan Rice, Mikel Merino (Odegaard 65′); Eberechi Eze (Dowman 85′), Noni Madueke (Saka 65′), Viktor Gyokeres (Havertz 65′).
Pelatih: Mikel Arteta.
Lille (4-3-2-1): Berke Ozer; Romain Perraud (Verdonk 78′), Alexsandro, Nathan Ngoy, Maxima Goffi; Benjamin Andre, Nabil Bentaleb (Sahraoui 72′); Hakon Haraldsson, Ngal’ayel Mukau (Kjaergaard 72′), Dilane Bakwa (Diaoune 82′); Ayase Ueda (Giroud 78′).
Pelatih: Davide Ancelotti.
Sumber: Kompas






